Klub yang berdiri sejak 1994 ini akan mengirimkan tiga tim U-12 dan dua tim U-10 sebagai bagian dari strategi pembinaan berjenjang.
SSB Balai Baru didirikan oleh H. Muslim K. dan saat ini membina kelompok usia U-8, U-10, U-12, U-13, hingga U-15.
Klub ini dikenal sebagai salah satu sekolah sepak bola aktif di Kota Padang dalam pengembangan pemain usia dini.
Ketua pengurus SSB Balai Baru, Roni Lius, mengatakan keikutsertaan lima tim bertujuan meningkatkan motivasi dan daya saing pemain.
“Insyaallah kita akan mengikuti 3 tim U-12 dan 2 tim U-10, jadi untuk anak-anak kita motivasi untuk meningkatkan kemampuan agar terpilih dan masuk tim A,” ujar Roni Lius, Kamis (27/11/2025).
Dalam rekam jejak prestasinya, SSB Balai Baru pernah menjuarai MENPORA Cup U-12 tahun 2019 dan mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional di Jakabaring, Palembang.
Klub ini juga menjadi juara Donone Regional 1 Sumbar pada 2018 dan 2020, juara Batu Palano Cup 2021, juara 1 Askot PSSI Kota Padang U-12 tahun 2024, serta runner-up Kompak U-12 Piala Wali Kota 2025.
SSB Balai Baru juga telah melahirkan pemain profesional. Salah satunya Zulkifli Yahya, pemain bertahan Semen Padang FC U-20 yang tampil di kompetisi EPA Super League U-20 2025.
Zulkifli bergabung dengan SSB Balai Baru sejak 2015 dan menandatangani kontrak profesional pada 2024.
Menjelang Padek Cup 2025, intensitas latihan ditingkatkan, khususnya pada sesi akhir pekan.
Program latihan difokuskan pada penguatan passing dan finishing, serta rangkaian laga uji coba.
Kendala cuaca ekstrem saat ini membuat sebagian program dialihkan ke latihan mandiri di rumah.
“Kita menargetkan di Padek Cup 2025 ini minimal sampai semifinal dan anak-anak bisa bermain maksimal dalam mencapai target tersebut,” tutup Roni. (CR4)
Editor : Hendra Efison