SSB ini awalnya terbentuk dari komunitas pencinta sepak bola dan sejak berdiri berfokus pada pembinaan usia dini.
Ketika dimulai, SSB hanya membuka kelompok umur 12 tahun, sebelum akhirnya berkembang dan kini memiliki kelompok umur 8 hingga 15 tahun.
Sepanjang perjalanannya, SSB Sungai Abang telah beberapa kali mengantarkan pemainnya lolos ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPLP) Sumatera Barat.
Sistem pembinaan dengan pendekatan kekeluargaan menjadi ciri SSB ini, melibatkan manajemen, pelatih, pemain, dan orang tua dalam suasana yang saling mendukung.
Kepala Pelatih SSB Sungai Abang, Riyandi, mengatakan keikutsertaan dalam Padek Cup 2025 bertujuan meningkatkan pencapaian tim setelah beberapa kali belum meraih hasil maksimal.
“Kami penasaran dengan Padek Cup karena dari turnamen pertama hingga sekarang belum maksimal. Semoga tahun ini anak-anak bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Riyandi menyampaikan bahwa proses seleksi terus berjalan pada setiap sesi latihan, terutama menjelang kompetisi. Jam latihan tambahan diberikan untuk memastikan kesiapan fisik dan teknik para pemain.
“Seleksi tetap kami lakukan di setiap latihan, dan menjelang kompetisi kami menambah jam latihan,” jelasnya.
Persiapan jelang Padek Cup juga mencakup uji tanding dengan intensitas lebih tinggi. Strategi permainan yang ditekankan adalah build-up dari bawah serta peningkatan kepercayaan antar pemain.
“Anak-anak kami berikan uji tanding lebih sering, dengan fokus pada permainan build-up dan saling percaya,” tambahnya.
Dukungan orang tua turut menjadi faktor penting dalam pembinaan pemain usia dini. Mereka membantu menjaga motivasi dan mental bertanding anak-anak.
“Orang tua sangat mendukung. Kami selalu berpesan kepada anak-anak untuk berani di setiap pertandingan,” ujar Riyandi.
Meski demikian, persiapan sempat terkendala cuaca hujan pada pekan terakhir. SSB menginstruksikan latihan mandiri di rumah masing-masing hingga kondisi membaik.
“Kendala saat ini cuaca. Anak-anak kami minta latihan mandiri dulu. Semoga minggu depan bisa latihan bersama lagi,” katanya.
Riyandi berharap Padek Cup 2025 menjadi ruang peningkatan kemampuan pemain, terutama kelompok umur 12 tahun yang tahun depan akan naik ke U-13 dan bermain di lapangan besar.
“Harapan kami anak-anak bisa bermain baik dan menjadi yang terbaik. Semakin banyak mengikuti turnamen, kemampuan mereka semakin berkembang,” tutupnya.(CR4)
Editor : Hendra Efison