Turnamen ini mempertemukan para juara dan runner-up kompetisi liga dan piala domestik Italia musim sebelumnya. Napoli datang ke pertandingan sebagai juara bertahan Serie A, sementara Bologna tampil sebagai salah satu finalis sesuai format kompetisi yang berlaku.
Napoli membuka keunggulan pada menit ke-39 melalui David Neres. Pemain sayap tersebut melepaskan tembakan kaki kiri dari jarak sekitar 25 meter yang melengkung ke sudut jauh gawang Bologna.
Penjaga gawang Bologna, Federico Ravaglia, tidak mampu menjangkau bola hasil tembakan tersebut. Gol ini membawa Napoli unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Napoli kembali mencetak gol setelah hampir satu jam pertandingan berjalan. David Neres memanfaatkan umpan yang kurang sempurna dari Federico Ravaglia.
Neres merebut bola dari bek Bologna, John Lucumì, sebelum menaklukkan Ravaglia dengan sontekan melewati penjaga gawang. Gol tersebut menjadi gol kedua Napoli sekaligus memastikan kemenangan 2-0 dan keluar sebagai juara.
Catatan Neres dan Perjalanan Turnamen
Gol ganda ke gawang Bologna menjadi kali kedua David Neres mencetak dua gol dalam satu pertandingan untuk Napoli sejak bergabung dengan klub tersebut dari Benfica pada Agustus 2024.
Sepanjang turnamen Piala Super Italia edisi ini, Napoli mencatatkan dua kemenangan. Pada laga semifinal, Napoli mengalahkan AC Milan sebelum menundukkan Bologna di final.
Dalam dua pertandingan tersebut, Napoli mencetak total empat gol. Dua gol dicetak ke gawang Milan di semifinal dan dua gol lainnya tercipta saat menghadapi Bologna di final. David Neres menyumbang tiga di antaranya.
Gelar Ketiga Napoli dan Catatan Sejarah
Kemenangan atas Bologna memastikan Napoli meraih Piala Super Italia ketiga sepanjang sejarah klub. Gelar ini diraih tepat 11 tahun setelah Napoli terakhir kali menjuarai ajang yang sama pada 22 Desember 2014.
Pada 2014, Napoli meraih Piala Super Italia dalam pertandingan yang digelar di Doha. Pada edisi kali ini, Napoli kembali mengangkat trofi tersebut pada 22 Desember, dengan lokasi pertandingan di Riyadh.
Dengan kemenangan ini, Antonio Conte mencatatkan dwigelar bersama Napoli, yakni gelar Serie A dan Piala Super Italia. Prestasi tersebut mengulang pencapaian Napoli pada 1990 di bawah asuhan Alberto Bigon, saat klub tersebut juga meraih dwigelar dengan Diego Maradona sebagai salah satu pemain utama.
Trofi Conte dan De Laurentiis
Gelar Piala Super Italia ini menjadi trofi kedua Antonio Conte selama menangani Napoli. Sebelumnya, Conte membawa Napoli menjuarai Serie A.
Bagi Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis, trofi ini menjadi yang ketujuh selama masa kepemimpinannya, terdiri atas dua gelar Serie A, tiga Coppa Italia, dan dua Piala Super Italia.
Piala Super Italia Edisi Berikutnya
Terkait pelaksanaan Piala Super Italia edisi berikutnya, lokasi pertandingan belum ditentukan. Sebelum pertandingan final, Presiden Lega Serie A Simonelli menyampaikan bahwa pihaknya belum menetapkan tempat penyelenggaraan.
“Belum diketahui di mana pertandingan akan digelar. Kemungkinan besar akan kembali ke format satu pertandingan,” kata Simonelli kepada Mediaset.
Disebutkan pula bahwa edisi Supercoppa Italiana berikutnya tidak akan digelar di Arab Saudi karena negara tersebut akan menjadi tuan rumah Piala Asia.(*)
Editor : Heri Sugiarto