Gol Dorgu tercipta pada menit ke-24 melalui tembakan voli kaki kiri dari kotak penalti yang mengalahkan kiper Newcastle, Aaron Ramsdale.
Taktik pelatih Ruben Amorim yang beralih ke formasi 4-2-3-1 dengan Dorgu di sayap kanan terlihat efektif membingungkan pertahanan Newcastle di awal laga.
Selain Dorgu, Casemiro dan Benjamin Sesko juga sempat menciptakan peluang, sementara Matheus Cunha menjadi sorotan dengan aksinya yang menghidupkan serangan tuan rumah di babak pertama.
Meski Eddie Howe mencoba menyesuaikan strategi Newcastle, gol voli Dorgu tetap menjadi penentu hasil pertandingan.
Laga berjalan ketat di babak kedua. Newcastle lebih menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang melalui Anthony Gordon, Joelinton, dan Harvey Barnes, namun semuanya berhasil digagalkan kiper Manchester United, Senne Lammens.
Di menit-menit akhir, Manchester United melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Tyrell Malacia dan Tyler Fredricson menggantikan Luke Shaw dan Lisandro Martinez. Ban kapten diserahkan sementara kepada Diogo Dalot.
Hasil ini membawa Manchester United melewati Liverpool di peringkat kelima, meski tetap berada di luar posisi empat besar akibat selisih gol. Newcastle, yang baru meraih satu kemenangan tandang sepanjang musim ini, tetap berada di peringkat 11 klasemen Premier League.
Laga juga diwarnai insiden cedera singkat yang menunda pertandingan beberapa menit, termasuk Patrick Dorgu dan Aaron Ramsdale. Wasit Anthony Taylor mengeluarkan kartu kuning untuk Matheus Cunha setelah melakukan pelanggaran terhadap Lewis Hall.
Kemenangan ini menegaskan kontribusi impresif Patrick Dorgu, pemain Denmark berusia 21 tahun, yang telah menunjukkan performa konsisten sejak bergabung dari Lecce musim lalu.(*)
Editor : Heri Sugiarto