Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Solok periode 2025–2029.
Wakil Bupati H Candra menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Solok belum dapat hadir pada pembukaan, namun dijadwalkan hadir pada penutupan kegiatan.
Ia menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap pembinaan olahraga, termasuk tenis meja.
“Dalam visi dan misi kami bersama Bupati Jon Firman Pandu, pembinaan olahraga, agama, dan adat menjadi prioritas,” kata Candra.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinan, sebagian besar pengurus cabang olahraga di bawah KONI Kabupaten Solok telah terbentuk kembali.
Dari total 43 cabang olahraga, sebanyak 37 cabang telah mengantongi Surat Keputusan, sementara enam cabang lainnya masih dalam proses.
Acara dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Drs. Syaifullah, Ketua Umum PTMSI Sumbar H. Gustami Hidayat, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok H Elafki, Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, legenda tenis meja Erwin, pengurus cabang olahraga, sponsor pendukung, serta jajaran pengurus PTMSI Kabupaten Solok.
Ketua Umum PTMSI Provinsi Sumatera Barat H. Gustami Hidayat menyebut kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan tenis meja di Kabupaten Solok setelah vakum dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menyatakan turnamen ini menunjukkan geliat positif olahraga di Solok, sekaligus bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang didukung sponsor, serta menyebut KONI akan melakukan seleksi cabang olahraga pada awal Februari 2026 untuk menentukan prioritas Porprov.
Ketua Panitia Open Tournament sekaligus Ketua PTMSI Kabupaten Solok Dr. Hendrianto, S.ST., MPSSp., menyampaikan bahwa turnamen ini diikuti peserta dari berbagai daerah, tidak hanya Sumatera Barat, tetapi juga Riau, Bengkulu, dan Jambi.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda tenis meja di Kabupaten Solok.(cr8)