Pertemuan ini menjadi resmi ketiga kedua klub di kompetisi UEFA. Real Madrid membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi delapan besar klasemen fase liga, sedangkan Benfica berupaya memanfaatkan status tuan rumah.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan pentingnya pertandingan ini dalam konferensi pers jelang laga.
“Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami membutuhkan tiga poin besok untuk mengamankan posisi delapan besar. Kami harus sangat fokus jika ingin menang karena pertandingan ini akan sangat, sangat sulit,” ujarnya dikutip dari laman resmi UEFA.
Sementara itu, Jose Mourinho menyoroti kualitas pemain Real Madrid dan karakter kompetisi level tinggi. “Mereka memiliki pemain-pemain top dengan level yang sangat tinggi. Jika kami tidak mencetak gol, Madrid akan menghukum kami. Mereka menunggu kesalahan dan akan memanfaatkannya,” kata Mourinho.
Rekam Jejak Benfica dan Real Madrid di Kompetisi UEFA
Pertemuan resmi Benfica dan Real Madrid tercatat sebanyak tiga kali. Pertemuan pertama pada final Piala Eropa 1961/1962 dimenangkan Benfica 5-3.
Dua pertemuan berikutnya terjadi pada perempat final Piala Eropa 1964/1965, di mana Benfica menang agregat 6-3. Secara keseluruhan, Benfica meraih dua kemenangan, sedangkan Real Madrid satu kali menang.
Catatan statistik menunjukkan Benfica hanya memenangkan tiga dari 25 pertandingan terakhir melawan klub Spanyol di kompetisi UEFA, dengan delapan hasil imbang dan 14 kekalahan.
Sebaliknya, Real Madrid tidak terkalahkan dalam sepuluh laga terakhir menghadapi klub Portugal, mencatat delapan kemenangan dan dua imbang, termasuk empat kemenangan tandang beruntun.
Statistik Pemain dan Catatan Individu
Bek Benfica, Nicolas Otamendi, berpeluang menorehkan penampilan ke-100 di Liga Champions apabila bermain. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya diraih Lionel Messi (163 penampilan) dan Angel Di Maria (116 penampilan).
Di kubu Real Madrid, Kylian Mbappe telah mencetak 11 gol musim ini, menyamai rekor Cristiano Ronaldo pada fase grup Liga Champions 2015/2016.
Alvaro Carreras, bek Real Madrid yang direkrut dari Benfica pada musim panas lalu, memiliki latar belakang khusus menghadapi mantan klubnya.
Jose Mourinho juga memiliki sejarah bersama Real Madrid, ketika menukangi klub tersebut pada 2010–2013, meraih gelar Copa del Rey 2010/2011 dan La Liga musim berikutnya.
Perkiraan Susunan Pemain Benfica vs Real Madrid
Benfica kemungkinan menurunkan Trubin sebagai penjaga gawang, dengan lini belakang Dedic, Otamendi, Tomas Araujo, dan Dahl. Barrenechea dan Aursnes mendukung lini tengah yang diisi Prestianni, Barreiro, dan Sudakov, sedangkan Pavlidis diplot sebagai penyerang. Benfica absenkan Bah, Lukebakio, dan Rios karena cedera.
Real Madrid diperkirakan menurunkan Courtois di bawah mistar gawang, dengan Valverde, Raul Asencio, Huijsen, dan Carreras di lini belakang.
Arda Güler, Bellingham, dan Tchouameni mengisi lini tengah, sedangkan Mastantuono, Mbappe, dan Vinícius Junior berada di lini depan. Alexander-Arnold, Eder Militao, Ferland Mendy, dan Antonio Rudiger absen karena cedera.(*)
Editor : Heri Sugiarto