Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Porprov Sumbar XVI 2026 Diundur ke Oktober, Seluruh Daerah Sepakat Ikut

ZikriNiati ZN • Kamis, 29 Januari 2026 | 20:32 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyatakan kesediaan mengikuti Porprov 2026 pada jumpa pers yang digelar di Ruang Kerja Wali Kota Pariaman bersama media massa, Kamis (29/1/2026).
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyatakan kesediaan mengikuti Porprov 2026 pada jumpa pers yang digelar di Ruang Kerja Wali Kota Pariaman bersama media massa, Kamis (29/1/2026).
Porprov Sumatera Barat XVI Tahun 2026 resmi diundur dan akan digelar mulai 2 Oktober 2026, berdasarkan kesepakatan kepala daerah se-Sumatera Barat.

PADEK.JAWAPOS.COM—Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026 resmi diundur ke Oktober 2026.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Koordinasi Terbatas Kepala Daerah se-Sumatera Barat pada Rabu, 28 Januari 2026, dan disepakati oleh seluruh bupati/wali kota bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Dalam rapat tersebut disepakati Porprov Sumbar XVI 2026 akan mulai dilaksanakan pada 2 Oktober 2026, dengan pembukaan dan penutupan dipusatkan di Kota Padang.

Pengunduran jadwal dilakukan karena sebagian daerah belum menganggarkan Porprov dalam APBD 2026, sementara regulasi pergeseran anggaran dari Kementerian Dalam Negeri belum diterbitkan.

Namun, tidak seluruh kabupaten/kota menyatakan tidak siap. Berdasarkan data rapat, daerah yang sebelumnya menyatakan belum siap jika Porprov digelar pada Juni–Desember 2026 adalah Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Tanahdatar.

Sementara Kabupaten Limapuluh Kota, Solok Selatan, dan Pasaman Barat berada pada posisi belum memastikan, sedangkan daerah lainnya menyatakan siap mengikuti Porprov.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan Kota Pariaman siap mengikuti Porprov Sumbar XVI 2026 setelah jadwal pelaksanaan diundur. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di Ruang Kerja Wali Kota Pariaman, Kamis (29/1/2026).

“Semula Porprov direncanakan berlangsung Juni–Juli 2026 sehingga belum dapat diakomodasi dalam anggaran Pemko Pariaman. Setelah jadwal diundur ke Oktober 2026, kami memiliki ruang untuk melakukan perubahan anggaran,” kata Yota Balad.

Ia menegaskan, kesepakatan pengunduran jadwal membuat seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat berkomitmen mengikuti Porprov Sumbar XVI 2026.

Selain jadwal, rapat koordinasi juga menyepakati persyaratan atlet. Atlet yang bertanding wajib berdomisili di daerah yang diwakilinya sekurang-kurangnya selama dua tahun.

“Ini untuk menjaga sportivitas dan keadilan antar daerah,” ujar Yota Balad.

Terkait kesiapan daerah, Yota Balad menyebutkan Kota Pariaman mulai memfokuskan persiapan pada cabang olahraga potensial. Pemko Pariaman juga mengusulkan menjadi tuan rumah untuk cabang sepatu roda, tenis, dan bulu tangkis.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menegaskan partisipasi daerah bergantung pada tahapan regulasi anggaran yang sah.

“Selama proses penganggaran berjalan sesuai aturan, Kota Pariaman ikut dan mendukung penuh Porprov Sumbar XVI 2026,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, menyatakan komitmen pemerintah daerah dan KONI sejalan dalam pembinaan olahraga.

“Dari 48 cabang olahraga, KONI akan melakukan seleksi berdasarkan kesiapan dan potensi atlet yang dimiliki untuk dikirim ke Porprov,” kata Edison.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kota Pariaman #jadwal Porprov 2026 #Porprov Sumbar Diundur #Porprov Sumbar XVI 2026