Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Los Blancos untuk mengejar pemimpin klasemen Barcelona.
Real Madrid mengoleksi 51 poin dan menempati posisi kedua, hanya terpaut satu poin dari Barcelona.
Tim asuhan Alvaro Arbeloa datang ke laga ini setelah menang 2-0 di kandang Villarreal, menyusul kekalahan 0-2 dari Celta Vigo awal Desember yang menjadi satu-satunya kekalahan mereka sebelum lima kemenangan beruntun di La Liga.
Performa dan Catatan Laga Terakhir
Meski memulai babak penyisihan grup Liga Champions UEFA di posisi ketiga, Real Madrid hampir dipastikan lolos otomatis ke babak 16 besar. Namun, gol sundulan Anatoliy Trubin di menit tambahan membuat Madrid kalah 2-4 dari Benfica dan harus melalui babak playoff knockout.
Kekecewaan di Eropa ini menambah beban fisik karena Madrid kini harus menghadapi dua laga tambahan, tapi fokus tetap pada prestasi domestik.
Madrid tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Rayo Vallecano, meskipun hanya menang dua kali sejak hasil imbang 0-0 di laga tandang November lalu.
Sementara itu, Rayo Vallecano sedang dalam performa terburuk musim ini. Kekalahan 1-3 dari Osasuna memperpanjang catatan tiga kekalahan beruntun mereka setelah sebelumnya mengalahkan Granada dan Mallorca.
Tim asuhan Inigo Perez hanya mencetak satu gol dan kebobolan delapan kali dalam tiga laga terakhir, membuat posisi mereka hanya satu poin di atas zona degradasi.
Prediksi Lineup dan Cedera
Madrid diperkirakan menurunkan formasi 4-3-3 dengan Thibaut Courtois di bawah mistar gawang, lini belakang diisi Fede Valverde, Asencio, Dean Huijsen, dan Alvaro Carreras, serta lini tengah Eduardo Camavinga, Arda Guler, dan Jude Bellingham.
Lini depan diperkuat Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Rodrygo. Mbappe kini telah mengumpulkan 36 gol di semua kompetisi, mendekati rekor pribadinya 44 gol dalam satu musim.
Beberapa pemain Madrid dipastikan absen, termasuk Eder Militao (hamstring), Trent Alexander-Arnold (paha), Ferland Mendy (betis), dan Antonio Rudiger (lutut).
Rayo Vallecano kemungkinan menurunkan Augusto Batalla sebagai kiper dengan formasi 4-3-3: Pep Chavarria, Ferland Mendy, Florian Lejeune, dan Pacha Espino di belakang; Pedro Díaz, Óscar Valentín, dan Isi Palazón di tengah; serta Alvaro Garcia, Jorge De Frutos, dan Carlos Martín di lini depan.
Abdul Mumin dan Diego Mendez belum tampil musim ini karena cedera lutut, sementara Andrei Ratiu diperkirakan kembali dari cedera otot.
Rekor Pertemuan dan Tantangan Laga
Sejarah pertemuan menunjukkan dominasi Madrid: dari 47 pertemuan, Los Blancos menang 33 kali, sedangkan Rayo Vallecano hanya tujuh kali.
Di Santiago Bernabeu, Madrid menang 19 kali dari 23 laga menghadapi Vallecano, sementara tim tamu hanya sekali menang.
Dalam 45 laga La Liga, Madrid meraih 32 kemenangan, tujuh imbang, dan enam kalah.
Rayo Vallecano harus memperbaiki lini belakang untuk menghadapi Madrid, yang masih menjadi salah satu tim paling produktif di liga.
Mereka menjadi tim yang kebobolan keempat terbanyak saat bermain tandang dan akan menghadapi tekanan besar dari tuan rumah.
Pertandingan ini menjadi laga penting bagi kedua tim: Real Madrid untuk menempel Barcelona dan mempertahankan momentum positif, sementara Rayo Vallecano berjuang keluar dari tren negatif demi menjauh dari zona degradasi.(*)
Editor : Heri Sugiarto