Pada pertemuan leg pertama di St. James’ Park bulan lalu, City menang 2-0 dan tetap dapat melaju ke final meski kalah tipis pada laga kedua malam ini. Newcastle wajib mencetak lebih dari dua gol untuk membalikkan agregat.
Secara historis, Manchester City memiliki catatan pertemuan yang lebih baik atas Newcastle. Dari 196 pertandingan yang telah dimainkan, City meraih 80 kemenangan, sementara Newcastle mencatat 74 kemenangan.
Dari performa terkini, Manchester City sempat mengalami dua kekalahan beruntun di semua kompetisi sebelum kembali bangkit dan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk tiga kemenangan dengan total enam gol.
Sementara itu, Newcastle belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua ajang, dengan kemenangan terakhir terjadi saat menang 3-0 atas PSV Eindhoven di Liga Champions bulan lalu.
Dalam enam pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi, City hanya mengalami satu kekalahan dari Newcastle yang diasuh pelatih Eddie Howe.
Jelang pertandingan, Pelatih Pep Guardiola menyampaikan perkembangan skuadnya dalam konferensi pers, kemarin.
Guardiola memastikan bahwa kondisi Rayan Cherki masih dipantau setelah mengalami benturan pada laga melawan Tottenham Hotspur yang berakhir 2-2 di Premier League.
Guardiola juga menyebut Ruben Dias telah kembali berlatih setelah absen selama sebulan, sementara Jeremy Doku belum siap tampil.
Selain Doku, Josko Gvardiol, John Stones, Savinho, dan Mateo Kovacic masih menjalani pemulihan cedera.
Marc Guehi juga tidak tersedia karena tidak memenuhi syarat tampil pada kompetisi ini.
Man City memasuki laga ini dengan catatan delapan gelar League Cup, termasuk empat gelar beruntun pada 2018–2021.
Guardiola menyampaikan bahwa peluang melaju ke final menjadi target penting timnya. “Kami memiliki kesempatan untuk mencapai final kelima dalam 10 tahun. Sebagai tim Liga Champions, kami harus siap,” tegasnya.
Ia menyebut persiapan telah difokuskan pada pemulihan pemain setelah laga melawan Tottenham serta menjaga konsistensi permainan untuk mengamankan tiket ke Wembley pada Maret.(*)
Editor : Heri Sugiarto