Tim asuhan Pep Guardiola memanfaatkan keunggulan 2-0 dari pertemuan pertama di St James’ Park dengan tampil dominan sejak awal pertandingan.
Omar Marmoush membuka keunggulan pada menit ketujuh setelah melakukan kombinasi cepat di kotak penalti. Bola yang memantul dari tekel Dan Burn mengarah masuk ke gawang Aaron Ramsdale.
Newcastle hampir menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian melalui Joe Willock, namun peluang tersebut digagalkan oleh James Trafford.
City terus menekan. Tijjani Reijnders dan Nico O’Reilly sempat menciptakan peluang tambahan sebelum Trafford kembali melakukan penyelamatan atas upaya Anthony Gordon pada menit ke-21.
Keunggulan bertambah pada menit ke-29 ketika Marmoush mencetak gol kedua melalui sundulan memanfaatkan umpan defleksi Antoine Semenyo.
Tiga menit berselang, Semenyo kembali menjadi kreator serangan dengan aksi penetrasi di sisi kiri. Bola kemudian dikuasai Reijnders yang menyelesaikan peluang dengan tembakan rendah dari jarak dekat untuk membawa City unggul 3-0 pada menit ke-32.
Newcastle meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua dan memperkecil ketertinggalan melalui gol Anthony Elanga pada menit ke-61.
Satu gol lainnya dianulir karena offside, sementara Elanga kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-69 namun gagal menuntaskannya.
City tetap menjaga kontrol permainan hingga akhir dan memastikan keunggulan agregat 5-1, sekaligus melaju ke final untuk menghadapi Arsenal di Wembley.
Pelatih Pep Guardiola menyatakan kepuasannya atas performa tim. Ia menilai ritme permainan di babak pertama berjalan baik dan menyebut kemenangan 5-1 atas juara bertahan Carabao Cup sebagai hasil yang penting menjelang final di London melawan Arsenal asuhan Mikel Arteta.(*)
Editor : Heri Sugiarto