Manajemen dan pelatih menyatakan seluruh pemain siap tampil, termasuk gelandang Kazaki Nakagawa yang telah pulih cedera.
Optimisme itu disampaikan Komisaris klub, Braditi Moulevey, jelang laga di Padang. Ia menegaskan tim membutuhkan tiga poin penuh untuk memperbaiki posisi klasemen.
Saat ini Semen Padang FC berada di peringkat ke-16 dengan 15 poin, terpaut dua angka dari zona aman.
“Insya Allah tim dalam keadaan siap dan semua pemain bisa dimainkan. Informasi terakhir dari jajaran kepelatihan dan dokter medis tim, bahwa Kazaki Nakagawa sudah bisa diturunkan dan tentunya ini merupakan kabar gembira untuk kita semua dan kami berharap kepada Dejan Antonic selaku pelatih kepala bisa meramu skuadnya agar bisa bermain bagus dan bisa mendapatkan 3 poin di kandang menghadapi Malut United,” ujar Braditi, Jumat siang.
Sebelumnya, pelatih kepala Dejan Antonic menyebut Nakagawa masih mengalami cedera usai laga kontra Arema FC. Namun perkembangan terakhir menunjukkan kondisi pemain membaik.
“Pasca kekalahan melawan Arema FC, kami mencoba untuk bangkit dan berusaha memperbaiki semuanya. Secara umum para pemain sudah sangat siap bermain melawan Malut United. Hanya saja satu pemain, yakni Kazaki Nakagawa, masih dilanda cedera,” kata Dejan dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).
Menurut Dejan, evaluasi difokuskan pada efektivitas permainan, terutama lini serang. Ia menilai jarak dua poin dari zona aman menjadi tanda adanya peningkatan performa tim.
“Saya rasa tim ini, terutama lini serang, sudah ada peningkatan. Di putaran pertama jarak poin kami dengan zona aman sangat jauh, tapi sekarang sudah tinggal berjarak dua poin saja. Kalau ditanya progres, sedikit banyaknya pasti ada,” katanya.
Manajemen juga menilai laga kandang sebagai momentum membalikkan keadaan. Mereka berharap dukungan suporter dan masyarakat Minangkabau membantu tim mengamankan poin penuh.
“Tentunya, ini juga harapan seluruh suporter, masyarakat Minangkabau dan pendukung Semen Padang FC di manapun berada kita berharap anak-anak bisa bermain dengan baik, ngotot dan bisa mengikuti instruksi dari pelatih dan tentunya kita tidak ingin 3 poin ini lepas dari kandang,” kata Braditi.
Pertandingan pekan ke-22 ini dipandang sebagai penentu peluang Semen Padang FC keluar dari zona degradasi musim 2025/2026. Kemenangan akan membuka kesempatan memperbaiki posisi klasemen pada sisa kompetisi.(*)
Editor : Hendra Efison