Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Arne Slot Blak-blakan! Rp7,5 Triliun Belanja Pemain, Liverpool Baru Pakai Separuhnya

Mengki Kurniawan • Minggu, 1 Maret 2026 | 16:59 WIB

Arne Slot sebut belanja Rp7,5 triliun Liverpool belum maksimal, banyak pemain tumbang. (Foto: Pinterest)
Arne Slot sebut belanja Rp7,5 triliun Liverpool belum maksimal, banyak pemain tumbang. (Foto: Pinterest)
PADEK.JAWAPOS.COM—Manajer Liverpool, Arne Slot, akhirnya buka suara menanggapi kritik tajam terhadap performa timnya meski telah menggelontorkan dana €450 juta atau sekitar Rp7,5 triliun pada bursa transfer musim panas lalu.

Dalam wawancara eksklusif bersama Viaplay yang dipublikasikan Sabtu (28/2/2026), Slot menegaskan bahwa besarnya belanja transfer tidak serta-merta mencerminkan kekuatan riil skuad di lapangan karena sebagian besar pemain belum bisa dimaksimalkan.

“Dari €450 juta yang kami keluarkan, saya hanya bisa menggunakan sekitar €250 juta,” ujar Slot, menjawab tudingan bahwa The Reds melakukan pemborosan tanpa hasil instan.

Ia menjelaskan bahwa persepsi publik kerap keliru menilai angka transfer sebagai jaminan performa, padahal sejumlah rekrutan anyar justru belum dapat memberikan kontribusi akibat kendala teknis maupun medis.

Sorotan utama tertuju pada Alexander Isak yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi, namun sejak bergabung lebih banyak bergulat dengan persoalan kebugaran sehingga belum optimal memperkuat lini serang.

Kondisi serupa dialami Giovanni Leoni yang dipastikan absen sepanjang musim, membuat skema permainan yang telah disiapkan sejak awal musim terpaksa mengalami penyesuaian signifikan.

Slot juga menyinggung kontribusi Jeremie Frimpong yang disebut baru memberikan dampak nyata dalam lima atau enam pertandingan, sementara konsistensi performanya masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih.

Di sektor penjaga gawang, Liverpool merekrut Giorgi Mamardashvili senilai €35 juta, tetapi kiper asal Georgia tersebut jarang tampil karena peran Alisson Becker masih dominan dan sulit tergantikan.

Slot menekankan bahwa sebagian besar dana transfer digunakan untuk menutup kekosongan akibat cedera pemain lama atau kebutuhan penggantian mendesak, bukan sepenuhnya untuk memperdalam kualitas tim yang sudah stabil.

“Kami bahkan belum benar-benar menggunakan €250 juta dari €450 juta yang kami habiskan. Sementara para rival kami mengeluarkan €200 juta hingga €400 juta untuk menambah pemain ke skuad mereka, bukan untuk menggantikan,” tegasnya.

Ia membandingkan situasi Liverpool dengan rival di papan atas Premier League yang dinilai mengalokasikan anggaran murni untuk peningkatan kualitas, bukan sekadar tambal sulam akibat situasi darurat.

Kritik terhadap Liverpool mencuat karena performa yang dinilai belum konsisten, meskipun investasi besar telah dilakukan pada awal musim.

Slot menyatakan bahwa kondisi skuad saat ini berada dalam fase transisi yang berat, dipengaruhi badai cedera dan proses adaptasi pemain baru yang belum tuntas.

Dengan kondisi tersebut, tantangan berikutnya adalah meramu komposisi yang tersedia agar tetap kompetitif, sembari menunggu para pemain yang cedera kembali dan proyek pembangunan ulang tim berjalan sesuai rencana.(*)

Editor : Hendra Efison
#alexander isak #bursa transfer #arne slot #liverpool