Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pep Guardiola Murka! Suporter Cemooh Jeda Buka Puasa di Laga Manchester City, Ini Tegasnya

Mengki Kurniawan • Selasa, 3 Maret 2026 | 06:19 WIB

Pep Guardiola pasang badan untuk pemain muslim yang berbuka puasa ditengah pertandingan. (Foto: Pinterest)
Pep Guardiola pasang badan untuk pemain muslim yang berbuka puasa ditengah pertandingan. (Foto: Pinterest)
PADEK.JAWAPOS.COM—Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan reaksi keras terhadap tindakan sejumlah suporter yang mencemooh momen penghentian pertandingan sejenak untuk berbuka puasa saat laga berlangsung.

Insiden itu terjadi ketika wasit menghentikan pertandingan selama 1–2 menit guna memberi kesempatan kepada pemain Muslim yang sedang menjalankan ibadah Ramadan untuk membatalkan puasa.

Keputusan tersebut memicu perdebatan di tribun penonton, setelah beberapa oknum suporter terdengar melontarkan sorakan bernada negatif yang dinilai tidak pantas dilakukan dalam atmosfer sepak bola modern yang menjunjung tinggi toleransi.

Guardiola secara terbuka membela keputusan tersebut dalam sesi wawancara pasca-pertandingan pada Selasa (3/3/2026).

“Ada pemain yang berpuasa karena Ramadan. Mengapa harus disoraki ketika pertandingan dihentikan selama 1–2 menit? Kita harus menghormati agama,” ujar Guardiola dalam sesi post-match interview yang dikutip via Intibola.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa menghormati keyakinan setiap individu merupakan prinsip mendasar yang tidak dapat ditawar dalam kehidupan sosial maupun profesional.

Menurutnya, jeda singkat yang hanya berlangsung beberapa menit seharusnya tidak menjadi persoalan besar bagi para pendukung yang hadir di stadion, terlebih ketika tujuan penghentian laga adalah untuk memenuhi kebutuhan spiritual pemain.

“Kita hidup di dunia modern. Yang terpenting adalah saling menghormati setiap keyakinan. Apa masalahnya?” tambah Guardiola dengan nada tegas saat menanggapi pertanyaan wartawan terkait insiden tersebut.

Dukungan Guardiola menunjukkan perhatian serius klub terhadap kenyamanan dan kebutuhan spiritual para pemainnya, terutama di tengah jadwal kompetisi padat yang tetap berjalan beriringan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.

Secara teknis, jeda buka puasa di tengah pertandingan telah diatur dalam kebijakan beberapa kompetisi sepak bola top dunia agar pemain dapat segera memperoleh asupan nutrisi dan hidrasi ketika waktu berbuka tiba.

Sikap Guardiola mendapat banyak pujian dari netizen dan pecinta sepak bola dunia, yang menilai konsistensinya dalam menyuarakan isu inklusivitas dan rasa hormat menjadi teladan bagi insan olahraga.

Insiden cemoohan tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi suporter agar lebih bijak dalam bersikap, sekaligus memperkuat edukasi mengenai keberagaman di stadion demi menjaga atmosfer pertandingan tetap kondusif bagi semua kalangan.

Pernyataan resmi ini juga menutup spekulasi mengenai ketegangan di lapangan, dengan Guardiola berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh pihak dapat lebih fokus pada sportivitas selama bulan suci Ramadan berlangsung.(*)

Editor : Hendra Efison
#Suporter cemooh #manchester city #jeda buka puasa Ramadan #pep guardiola