Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fajar/Fikri Bertekad Hentikan Dominasi Raymond/Joaquin di All England

Novitri Selvia • Kamis, 5 Maret 2026 | 11:39 WIB

PENASARAN: Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/ Muhammad Shohibul Fikri akan bertemu dengan juniornya Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada babak 16 besar All England 2026 hari ini.
PENASARAN: Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/ Muhammad Shohibul Fikri akan bertemu dengan juniornya Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada babak 16 besar All England 2026 hari ini.

PADEK.JAWAPOS.COM-Sudah dua kali Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bentrok dengan juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Tapi, meski unggul pengalaman dan ranking, Fajar/Fikri tak pernah mampu melewati duet Raymond/Joaquin.

Nah, bentrok pada babak 16 Besar All England hari ini, merupakan pertemuan ketiga bagi duo ganda putra Pelatnas PBSI tersebut.

Fajar/Fikri tentu tak ingin dipecundangi untuk ketiga kalinya pada laga di Utilita Arena, Birmingham itu.  

“Bertemu Raymond/Joaquin pasti penasaran karena belum bisa menang dari mereka di dua pertemuan awal. Semoga kami bisa mendapatkan kemenangan,” ujar Fikri.

Fajar menambahkan, pasangan Raymond/Joaquin tengah dalam tren menanjak dan memiliki potensi besar. Namun, Fajar bertekad untuk bermain lebih baik dari pertemuan sebelumnya.

“Mereka pasangan yang sedang naik daun dan punya potensi luar biasa. Tapi, kami ingin memberikan yang terbaik. Dan, semoga hasilnya sesuai harapan,” ungkap Fajar.

Fajar/Fikri melangkah ke babak kedua All England 2026 setelah menyingkirkan ganda Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dua game langsung, 21-9, 21-17. 

Fikri mengakui laga perdana berjalan cukup ketat. Terutama karena kondisi shuttlecock yang terasa berat saat reli panjang. Meski begitu, mereka mampu mengontrol permainan.

“Ini pertama kali saya tampil di All England bersama Fajar. Jadi, saya ingin memberikan kesan yang bagus,” ucap Fikri.

Sementara itu, Fajar yang sudah meraih dua gelar All England bersama Muhammad Rian Ardianto pada 2023 dan 2024, menekankan pentingnya fokus dan kesabaran.  

“Kami fokus poin demi poin. Saat melawan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, kalau terlalu memaksakan serangan, justru bisa jadi bumerang karena pertahanan lawan sangat bagus. Jadi, kami lebih mengontrol permainan, bermain rileks, dan tidak terburu-buru,” tandasnya.

Di sisi lain, Raymond/Joaquin lolos ke babak 16 besar All England setelah menyingkirkan wakil Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Raymond/Joaquin menang rubber game dengan skor 17-21, 21-12, 21-19.

Raymond merasa senang dengan kemenangan itu. Menurut dia, meraih kemenangan dalam ajang All England terasa berbeda.

“Atmosfer All England memang berbeda dengan turnamen lainnya, warna karpetnya juga abu-abu jadi terasa sangat berbeda,” papar Raymond.

Joaquin menambahkan, kemenangan pada babak 32 besar tidak terlepas dari keberanian mengambil risiko.

“Kami bermain nekat dan Puji Tuhan berhasil. Sangat luar biasa bisa bermain di arena All England yang semegah ini,” ujar Joaquin. (fiq/bas/jpg)

Editor : Novitri Selvia
#all england #muhammad shohibul fikri #Raymond Joaquin #fajar alfian #pbsi