Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Kalah Adu Penalti vs Bosnia, Gattuso Menangis dan Minta Maaf

Heri Sugiarto • Rabu, 1 April 2026 | 15:45 WIB
Para pemain Timnas Italia usai gagal lolos Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, setelah kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia dan Herzegovina. (Foto: UEFA.com)
Para pemain Timnas Italia usai gagal lolos Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, setelah kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia dan Herzegovina. (Foto: UEFA.com)

PADEK.JAWAPOS.COM-Tim nasional Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia, di Zenica Stadium, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat Italia absen untuk ketiga kalinya secara beruntun dari ajang sepak bola terbesar tersebut. 

Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan kekecewaan mendalam dan permintaan maaf kepada publik usai pertandingan yang berlangsung ketat.

Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Italia harus menghadapi adu penalti melawan Timnas Bosnia dan Herzegovina. Bosnia berhasil menang 4-1 dan memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya, pertama sejak 2014.

Benjamin Tahirović membuka keunggulan Bosnia dengan menaklukkan Gianluigi Donnarumma ke arah kanan gawang. Pio Esposito gagal mengeksekusi penalti untuk Italia karena bola melambung melewati mistar. Haris Tabaković menambah gol kedua Bosnia meski Donnarumma bergerak ke arah kiri.

Sandro Tonali membalas untuk Italia dengan gol tunggalnya di adu penalti. Kerim Alajbegović kemudian mencetak gol ketiga Bosnia yang menempatkan tim tuan rumah semakin dekat dengan kemenangan. Bryan Cristante gagal menambah gol Italia karena bola menghantam mistar. Esmir Bajraktarević mencetak gol keempat Bosnia yang memastikan kemenangan 4-1, mengakhiri harapan Italia untuk lolos. Edin Džeko tidak ikut mengambil penalti karena cedera bahu.

Sebelumnya, dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Italia harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-41 setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah.

Meski bermain dalam kondisi kurang pemain selama sekitar 80 menit, Italia tetap memberikan perlawanan.

Gattuso menyebut timnya masih mampu menciptakan beberapa peluang emas, termasuk tiga peluang mencetak gol. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menghindari kekalahan.

Usai pertandingan, Gattuso tampak emosional dan kesulitan menahan air mata. Ia mengakui kekecewaan besar atas hasil tersebut.

Menurutnya, para pemain telah menunjukkan perjuangan dan komitmen tinggi sepanjang laga. Ia juga menegaskan rasa bangganya terhadap tim meski hasil akhir tidak sesuai harapan.

Gattuso menyatakan bahwa kegagalan ini merupakan pukulan berat bagi tim, keluarga, dan seluruh negara. Ia bahkan menyebut kekalahan tersebut sebagai sesuatu yang sulit diterima.

Dalam pernyataannya, Gattuso meminta maaf kepada para pendukung Italia karena gagal membawa tim ke Piala Dunia. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama adalah menghadapi rasa kecewa, bukan membahas masa depan dirinya sebagai pelatih.

Gattuso juga menolak mengomentari kinerja wasit dan lebih memilih menyoroti performa timnya sendiri. Ia menyebut salah satu kesalahan krusial adalah bermain dengan 10 orang setelah kartu merah Bastoni.

Menurutnya, tim sebenarnya memiliki peluang untuk unggul lebih jauh, namun gagal memanfaatkannya. Ia menilai sejumlah momen dalam pertandingan menjadi penentu kekalahan.


Meski tersingkir, Gattuso menegaskan bahwa tim telah menunjukkan semangat juang tinggi. Ia menyebut sudah lama tidak melihat tim nasional dengan determinasi seperti itu.

Ia menambahkan bahwa seluruh pemain telah memberikan segalanya di lapangan, meskipun hasil akhir tetap mengecewakan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Italia gagal Piala Dunia #Gattuso menangis #Italia vs Bosnia #hasil adu penalti #kartu merah Bastoni