PADEK.JAWAPOS.COM-Semen Padang FC akan menjamu Persib Bandung pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim yang memiliki target berbeda di klasemen.
Semen Padang FC saat ini masih terjebak di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-17 dengan 20 poin. Sementara Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 58 poin dan berambisi mempertahankan posisi untuk meraih gelar juara.
Semen Padang Fokus Keluar dari Zona Degradasi
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal jelang laga penting ini. Ia menegaskan tim telah melupakan kemenangan sebelumnya dan fokus penuh menghadapi Persib.
“Persiapan sejauh ini cukup baik. Usai kemenangan lawan PSBS Biak, kita sudah lupakan euforia karena laga akan sangat berbeda. Kita siapkan sejumlah opsi, dan secara keseluruhan tim siap bertanding lawan Persib,” ujarnya dalam jumpa pers jelang laga.
Imran menyebut seluruh sisa pertandingan sebagai laga final bagi timnya. Bermain di kandang dengan dukungan suporter menjadi motivasi tambahan bagi Kabau Sirah untuk meraih poin.
“Persib ingin menang, kita juga ingin menang, apalagi kita main di kandang sendiri dengan dukungan suporter. Laga nanti juga sangat penting untuk kita. Saya sudah sampaikan kita punya laga tersisa yang juga semua adalah laga final. Sekarang kita fokus penuh melawan Persib,” ucap Imran.
Namun, Semen Padang menghadapi kendala serius dengan absennya empat pemain, yakni Alhassan Wakaso, Jaime Giraldo, Armando Oropa, dan Samuel Simanjuntak. Kondisi ini dinilai akan mempengaruhi opsi strategi tim.
“Kehilangan para pemain ini tentu mengurangi opsi strategi kami,” kata Imran.
Strategi Imran: Bangun Mentalitas dan Konsistensi
Sejak menangani tim, Imran Nahumarury menekankan pendekatan observasi terhadap pemain. Ia mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan tim sebagai dasar perbaikan performa.
Menurutnya, aspek penting yang terus ditekankan adalah attitude, mentalitas pantang menyerah, agresivitas yang terkontrol, konsistensi, serta kemampuan menjaga clean sheet.
“Pemain harus punya sifat tidak mau kalah dan tetap fight sampai 90 menit,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya intensitas permainan sebagai kunci untuk membawa Semen Padang keluar dari tekanan zona degradasi.
Persib Targetkan Sembilan Laga Final
Di kubu lawan, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan seluruh sisa pertandingan musim ini adalah partai final yang harus dimenangkan.
“Bagi kami, sembilan laga sisa ini adalah final yang harus kami menangkan,” tegas Hodak dalam konferensi pers jelang laga.
Ia mengakui Semen Padang tidak bisa diremehkan karena tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Namun, Persib memilih fokus pada target kemenangan tanpa bergantung pada hasil tim lain.
“Kami ingin memenangkan sembilan final ini dan itu akan ditentukan oleh kami sendiri,” ujarnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto