PADEK.JAWAPOS.COM-Kevin Durant dipastikan absen saat Houston Rockets menghadapi Los Angeles Lakers pada Game 1 babak pertama playoff NBA, Minggu (19/4/2026) pagi WIB, akibat cedera lutut kanan yang dialaminya dalam sesi latihan pekan ini.
Pelatih Rockets, Ime Udoka, mengatakan Durant mengalami benturan pada lutut saat latihan Rabu dan belum cukup fit untuk bermain. “Dia sempat mencoba, tapi pergerakannya masih terbatas,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).
Durant, 37 tahun, merupakan andalan utama Rockets musim ini dengan rata-rata 26 poin per gim, ditambah 5,5 rebound dan 4,8 assist.
Meski hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan kerusakan struktural, area di sekitar tendon patella dilaporkan masih sangat nyeri dan kaku, sehingga menghambat mobilitasnya di lapangan.
Game 2 dijadwalkan berlangsung Rabu (22/4/2026) pagi WIB, di Los Angeles, atau hampir sepekan sejak cedera tersebut terjadi, membuka peluang Durant kembali jika kondisinya membaik.
Sepanjang musim reguler, pemain berusia 37 tahun itu menjadi tulang punggung Rockets dengan rata-rata 26 poin, 5,5 rebound, dan 4,8 assist per gim—kontribusi yang kini harus digantikan oleh pemain lain di laga pembuka seri.
Lakers Juga Tanpa Doncic dan Reaves
Kondisi tidak ideal juga dialami Lakers. Luka Doncic dipastikan absen karena cedera hamstring kiri tingkat dua, sementara Austin Reaves menepi akibat cedera otot oblique kiri.
Doncic baru kembali ke Los Angeles setelah menjalani perawatan intensif di Eropa dalam beberapa pekan terakhir. Cedera tersebut ia alami saat menghadapi Oklahoma City Thunder pada 2 April lalu, dan sejak itu belum kembali bermain.
Pelatih Lakers, JJ Redick, menyebut kondisi mental Doncic tetap positif. “Dia dalam semangat yang baik, dan kami menantikan kehadirannya bersama tim,” ujarnya.
Rockets Andalkan Rotasi dan Momentum
Tanpa Durant, Udoka menyiapkan susunan pemain yang terdiri dari Reed Sheppard, Josh Okogie, Jabari Smith Jr., Amen Thompson, serta Alperen Sengun sebagai starter Game 1.
Ia menegaskan bahwa Rockets tetap kompetitif berkat kedalaman skuad yang teruji sepanjang musim. “Kami sering melakukan rotasi pemain dan tetap mampu menjaga performa. Itu memberi kami kepercayaan diri,” kata Udoka.
Houston datang ke playoff dengan momentum kuat setelah memenangi sembilan dari 10 pertandingan terakhir, yang mengantarkan mereka finis sebagai unggulan kelima. Sementara Lakers menutup musim di posisi keempat, meski sempat mencatat rekor 3-2 tanpa Doncic.
Dampak Besar untuk Arah Seri
Absennya Durant dan Doncic langsung mengubah peta kekuatan kedua tim di awal seri. Tanpa dua pemain dengan peran ofensif dominan, Game 1 diperkirakan akan lebih bergantung pada kolektivitas tim dan efektivitas rotasi.
Situasi ini juga membuat Game 1 menjadi krusial sebagai penentu momentum. Tim yang mampu beradaptasi lebih cepat tanpa bintang utamanya berpeluang mengambil keunggulan awal dalam seri best-of-seven.
Di sisi lain, kondisi kebugaran Durant dan Doncic akan menjadi faktor penentu dalam jangka pendek. Jika keduanya kembali lebih cepat, dinamika seri berpotensi berubah signifikan.(*)
Editor : Heri Sugiarto