PADEK.JAWAPOS.COM— Mantan atlet nasional Riri Afrilla Sandi melatih calon atlet atletik secara mandiri di rumahnya di Nagari Padang Tarok, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggunakan peralatan sederhana, sebagai persiapan menghadapi OSN dan seleksi Porprov.
Pelatihan dilakukan di halaman rumah yang disulap menjadi lapangan latihan, dengan memanfaatkan alat-alat yang dirakit bersama suaminya, Rizki Ewderia.
Riri, yang juga guru olahraga di SMKN 1 Baso, menyatakan kegiatan ini dilakukan tanpa menunggu kelengkapan fasilitas resmi.
“Kita tak perlu menunggu besok untuk berbagi ilmu kepada generasi penerus. Alat latihan ini kami buat sendiri, dan halaman rumah cukup untuk dasar atletik,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: PT KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padangpariaman, Tekan Risiko Kecelakaan
Latihan digelar empat kali dalam sepekan, yakni Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu, dengan peserta berasal dari siswa SMKN 1 Baso.
Riri menegaskan tidak memungut biaya dalam pelatihan tersebut.
“Kalau ada dana lebih, kami yang membelikan minum untuk anak-anak. Yang penting mereka semangat dan disiplin,” katanya.
Saat ini, para atlet binaannya dipersiapkan untuk menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat.
Baca Juga: Jalur Bukittinggi–Padang Dialihkan akibat Pengecoran Jalan di Simpang MTsN Padangpanjang
“Anak-anak sedang kita latih untuk OSN. Jika memenuhi syarat, akan diarahkan mengikuti seleksi Porprov untuk Kabupaten Agam,” ujarnya.
Salah satu atlet binaannya, M. Iqbal, sebelumnya berhasil meraih juara OSN Sumatera Barat 2025 dan melaju ke tingkat nasional.
Di tengah keterbatasan fasilitas, kegiatan latihan tetap berjalan dengan dukungan masyarakat dan sejumlah pihak.
Baca Juga: BKPSDM Padang Kini Pantau Kehadiran ASN Secara Real-Time lewat Akses Super Admin SSO
Riri menyebut dukungan antara lain datang dari anggota DPRD Agam, Doddy, serta pengusaha lokal yang membantu perlengkapan atlet.
“Kadang ada yang membantu saat ikut event. Semoga ke depan semakin banyak yang peduli,” katanya.
Riri berharap pelatihan ini dapat mencetak atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional meski dengan sarana terbatas.(*)
Editor : Hendra Efison