Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

China vs Jepang di Final Piala Asia U-17 usai Singkirkan Australia dan Uzbekistan

Heri Sugiarto • Rabu, 20 Mei 2026 | 15:01 WIB
Timnas Jepang menyingkirkan juara bertahan Uzbekistan lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu di Semifinal Piala Asia U-17.(Foto: the-afc.com)
Timnas Jepang menyingkirkan juara bertahan Uzbekistan lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu di Semifinal Piala Asia U-17.(Foto: the-afc.com)

PADEK.JAWAPOS.COM-Final Piala Asia U-17 2026 akan mempertemukan China dan Jepang setelah kedua tim meraih kemenangan pada semifinal yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026) malam.

Pertandingan final akan digelar di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 00.00 WIB.

China memastikan tiket ke partai puncak usai mengalahkan Australia 2-0, sedangkan Jepang menyingkirkan Uzbekistan lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu.

China Melaju ke Final setelah Kalahkan Australia

China mencapai final Piala Asia U-17 untuk pertama kalinya sejak 2004 setelah tampil efektif pada babak kedua saat menghadapi Australia. Dua gol kemenangan China dicetak oleh Shuai Weiho dan Xie Jin.

Pada babak pertama, Australia mampu menahan permainan China sebelum akhirnya kebobolan dua gol selepas turun minum.

Pelatih China Bin Ukishima mengatakan pertandingan berjalan sulit, terutama ketika timnya harus bekerja keras tanpa banyak menguasai bola.

“Ini pertandingan yang sulit, terutama di babak pertama ketika kami harus bekerja sangat keras tanpa bola,” kata Ukishima.

Ia menyebut para pemain mampu menjaga disiplin permainan dan meningkatkan performa pada babak kedua.

Ukishima juga menegaskan kemenangan China di semifinal Piala Asia U-17 diraih melalui kerja kolektif seluruh pemain.

“Sepak bola selalu tentang tim. Saat mencetak gol maupun bertahan, semua pemain terlibat,” ujarnya.

Di kubu Australia, pelatih Carl Veart mengaku kecewa karena timnya gagal memanfaatkan peluang untuk meraih kemenangan.

“Para pemain sangat kecewa di ruang ganti. Mereka sudah bekerja sangat keras malam ini dan memberikan usaha terbaik,” kata Veart.

Meski tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, Veart menilai timnya tetap mendapatkan pengalaman penting menjelang Piala Dunia U-17.

“Kami sekarang harus mempersiapkan diri untuk Piala Dunia dan para pemain sudah layak berada di sana,” ujarnya.

Jepang Menang Adu Penalti atas Uzbekistan

Sementara itu, Jepang yang bertanding beberapa jam sebelumnya, memastikan tempat di final Piala Asia U-17 2026 setelah mengalahkan Uzbekistan 3-2 dalam adu penalti pada semifinal.

Pertandingan berlangsung ketat setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu.

Tim asuhan Shingi Ono sempat tertinggal oleh gol pemain Uzbekistan, Asilbek Aliev dari titik putih sebelum Chimezie Kai Ezemuokwe mencetak gol penyeimbang pada masa injury time.

Kiper Kosei Oshita kemudian menjadi penentu kemenangan Jepang setelah menggagalkan dua tendangan penalti Uzbekistan.

Ono mengakui Jepang mengalami tekanan dari permainan Uzbekistan pada babak pertama.

“Pada babak pertama kami cukup tertekan oleh permainan Uzbekistan, tetapi di babak kedua kami mengubah pola pikir dan mulai memainkan permainan kami sendiri,” kata Ono.

Ia mengatakan kemenangan tersebut akan menambah kepercayaan diri pemain Jepang menjelang final Piala Asia U-17 2026.

Uzbekistan Gagal Pertahankan Gelar

Uzbekistan gagal mempertahankan gelar Piala Asia U-17 setelah kalah dalam adu penalti melawan Jepang pada semifinal.

Pelatih Uzbekistan Sergey Chigodaev mengatakan timnya kecewa setelah kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.

“Ini pertandingan yang berat. Kami sangat kecewa kebobolan pada menit-menit akhir setelah bekerja keras sepanjang laga,” kata Chigodaev.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain muda Uzbekistan selama turnamen berlangsung.

Chigodaev juga menyoroti penampilan gelandang Akhrorbek Ravshanbekov yang dinilai memiliki masa depan cerah.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#final Piala Asia U-17 2026 #China vs Jepang #tim nasional sepak bola u-17 jepang #jepang vs uzbekistan #Piala Asia U-17