PADEK.JAWAPOS.COM-Bodø/Glimt yang baru saja menjuarai Piala Norwegia 2026 pada akhir pekan lalu, resmi memulai pembangunan stadion baru bernama Arctic Arena yang ditargetkan selesai pada 2027.
Stadion berkapasitas 10 ribu penonton itu akan menggantikan Aspmyra Stadion dan dirancang memenuhi seluruh persyaratan UEFA untuk pertandingan internasional.
Pembangunan Arctic Arena dilakukan setelah Bodø/Glimt menjalani musim bersejarah di kompetisi Eropa. Klub asal Norwegia Utara tersebut mencapai babak 16 besar Liga Champions UEFA musim ini sebelum tersingkir dari Sporting CP.
Arctic Arena Jadi Investasi Besar Klub
Arctic Arena merupakan salah satu investasi terbesar dalam sejarah perkembangan Bodø/Glimt. Stadion baru itu tidak hanya disiapkan sebagai markas pertandingan, tepi juga bagian dari pengembangan komunitas dan aktivitas publik di Norwegia Utara.
CEO Bodø/Glimt, Frode Thomassen, menyebut pembangunan stadion sebagai momen penting bagi klub dan kawasan sekitarnya.
“Ini adalah momen penentu bagi Bodø/Glimt, para suporter kami, dan seluruh kawasan,” kata Thomassen, dikutip dari fcbusiness Magazine, Rabu (20/5/2026).
Ia menegaskan pembangunan Arctic Arena bukan sekadar proyek konstruksi.
“Dimulainya pembangunan arena baru kami jauh lebih besar daripada sekadar dimulainya proyek pembangunan. Ini adalah pernyataan tentang siapa kami, apa yang telah kami bangun bersama, dan ke mana kami akan melangkah,” jelasnya.
Menurut Thomassen, stadion baru tersebut akan menjadi rumah masa depan Bodø/Glimt yang mencerminkan ambisi, energi, dan kebersamaan yang mendorong perjalanan klub.
Program Glimt-steinen Diperpanjang
Di tengah pembangunan stadion, Bodø/Glimt juga memperpanjang penjualan “Glimt-steinen”, batu khusus yang memungkinkan suporter hingga perusahaan mengabadikan nama dan pesan mereka di kawasan stadion baru.
“Glimt-steinen” merupakan batu yang nantinya dipasang di jalur menuju pintu masuk utama Arctic Arena. Setiap batu dapat diukir dengan nama, pesan pribadi, maupun logo perusahaan.
Program tersebut menjadi cara bagi suporter untuk meninggalkan kenangan dan dukungan mereka di stadion baru Bodø/Glimt.
Awalnya, penjualan batu dilakukan dalam periode terbatas. Namun tingginya minat membuat klub memperpanjang masa penjualan selama pembangunan stadion masih berlangsung.
Pesan yang diukir pada batu disebut beragam, mulai dari penghormatan kepada teman yang telah meninggal hingga perayaan momen penting dalam hidup dan perjalanan klub.
Perusahaan Kini Bisa Membeli Batu
Bodø/Glimt kini juga membuka penjualan Glimt-steinen bagi perusahaan dan pelaku usaha.
Perusahaan dapat memesan batu dengan logo dan pesan khusus yang nantinya ditempatkan di kawasan stadion baru. Penjualan kategori perusahaan dijadwalkan dimulai pada 11 Juni pukul 11.30 waktu setempat.
Klub menyebut perusahaan pertama yang membeli batu akan mendapatkan promosi melalui kanal resmi Bodø/Glimt hingga pembangunan stadion selesai.
Batu untuk perusahaan dibagi dalam beberapa kategori, yakni standard, medium, besar, dan premium.
Kategori premium akan ditempatkan di area Harald Dutte Bergs plass, kawasan di dekat patung legenda klub, Harald Berg.
Sebanyak 16 perusahaan akan mendapatkan kesempatan menempatkan batu mereka di area tersebut.
Kawasan Stadion Dirancang Jadi Ruang Publik
Bodø/Glimt menyebut Arctic Arena tidak hanya dirancang sebagai stadion sepak bola, tetapi juga ruang publik yang dapat digunakan di luar hari pertandingan.
Kawasan stadion nantinya akan dilengkapi area hijau dan ruang terbuka untuk masyarakat.
Informasi dan pemesanan Glimt-steinen dilakukan melalui situs ny-arena.no.
Bodø/Glimt Jadi Sorotan di Liga Champions
Bodø/Glimt merupakan klub yang bermarkas di kota Bodø dengan populasi sekitar 54 ribu hingga 55 ribu jiwa di Norwegia Utara.
Pada Liga Champions UEFA musim 2025–2026, klub tersebut mencuri perhatian setelah meraih kemenangan atas sejumlah klub besar Eropa, yakni Inter Milan, Atlético Madrid, Manchester City, dan Sporting CP.
Perjalanan itu membuat klub asal kawasan Lingkaran Arktik tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di kompetisi Eropa musim ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto