Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: Lopetegui Ingin Timnya Kembali Cetak Sejarah

Heri Sugiarto • Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:10 WIB
Julen Lopetegui memimpin sesi latihan Timnas Qatar menjelang laga Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. FIFA)
Julen Lopetegui memimpin sesi latihan Timnas Qatar menjelang laga Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. FIFA)

PADEK.JAWAPOS.COM — Timnas Qatar akan memulai perjalanan di Grup B Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Swiss di San Francisco Bay Area Stadium, Santa Clara, California, Minggu, 14 Juni 2026 pukul 02:00 WIB.

Pertandingan ini menjadi laga pertama Qatar di Piala Dunia 2026 setelah lolos melalui jalur kualifikasi. Bagi Swiss, turnamen kali ini merupakan penampilan keenam secara beruntun di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

Pelatih Timnas Qatar Julen Lopetegui menegaskan timnya belum ingin berhenti setelah berhasil mengamankan tiket ke putaran final.

"Ketika kami datang ke sini sekitar satu tahun lalu, tujuan kami adalah lolos. Itu adalah mimpi kami," kata Julen Lopetegui menjelang laga melawan Swiss.

"Sekarang kami tidak ingin berhenti. Kami tahu lawan yang akan kami hadapi. Kami tahu bahwa kami berada di Piala Dunia, tetapi kami ingin terus mengejar mimpi kami."

Lopetegui mengatakan Qatar ingin tampil sekompetitif mungkin sejak pertandingan pertama.

"Kami berpikir bahwa tidak ada yang akan memberi kami hadiah di sini. Sekarang kami ingin bisa sekompetitif mungkin, dimulai dari pertandingan pertama besok," ujarnya.

Qatar menatap turnamen ini setelah menjalani dua laga pemanasan terakhir dengan hasil kurang memuaskan. Maroons kalah 0-1 dari Republik Irlandia sebelum bermain imbang tanpa gol melawan El Salvador.

Menjelang Piala Dunia 2026, Lopetegui juga melakukan penyesuaian pada struktur pertahanan timnya.

Di lini depan, Qatar masih mengandalkan Akram Afif. Pemain yang dua kali meraih penghargaan AFC Player of the Year itu menjadi salah satu andalan utama Qatar untuk menghadapi persaingan di Grup B.

Sementara itu, Almoez Ali menjadi pencetak gol terbanyak pada Kualifikasi Piala Dunia zona Asia dengan koleksi 12 gol. Akram Afif memimpin daftar assist dengan 11 assist, termasuk enam yang tercipta dari situasi bola mati.

Di kubu lawan, Swiss datang dengan modal pengalaman tampil konsisten di turnamen besar. Tim asuhan Murat Yakin mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2022 dan UEFA Euro 2024.

Swiss juga masih diperkuat sejumlah pemain senior seperti Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka.

Pertandingan di Santa Clara nanti akan menjadi pertemuan pertama Qatar dan Swiss di ajang Piala Dunia.

Perjalanan Qatar di Piala Dunia

Qatar tampil pada Piala Dunia 2022 sebagai tuan rumah. Pada turnamen tersebut, mereka menjadi tuan rumah pertama dalam sejarah Piala Dunia yang kalah pada pertandingan pembuka dan menutup fase grup tanpa meraih poin.

Empat tahun berselang, Qatar kembali ke Piala Dunia setelah lolos melalui jalur kualifikasi. Kelolosan itu dipastikan pada putaran keempat kualifikasi zona Asia setelah mereka meraih empat poin dari dua pertandingan melawan Oman dan Uni Emirat Arab.

Julen Lopetegui mengambil alih kursi pelatih Qatar pada Mei. Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya menangani tim nasional Spanyol pada periode 2016 hingga 2018 dan membawa tim tersebut melewati kualifikasi Piala Dunia 2018 tanpa kekalahan.

Setelah meninggalkan tim nasional Spanyol, Lopetegui melatih Real Madrid selama empat bulan dan Sevilla. Bersama Sevilla, ia meraih gelar Liga Europa UEFA 2020 sebelum melanjutkan karier di Wolverhampton Wanderers dan West Ham United.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Qatar vs Swiss #Timnas Qatar #Grup B Piala Dunia 2026 #julen lopetegui #piala dunia 2026