Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hong Myung-bo Resmi Mundur Usai Korea Selatan Gagal Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Heri Sugiarto • Senin, 29 Juni 2026 | 08:27 WIB
Hong Myung-bo mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Korea Selatan usai timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. AFC)
Hong Myung-bo mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Korea Selatan usai timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. AFC)

PADEK.JAWAPOS.COM – Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional Korea Selatan setelah timnya gagal melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

The Korea Times melaporkan, keputusan tersebut diumumkan Hong dalam konferensi pers di pusat latihan tim di Zapopan, Meksiko, Minggu (28/6/2026), sehari setelah peluang Korea Selatan lolos dari fase grup dipastikan tertutup.

"Hari ini saya mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional Korea Selatan. Saya meminta maaf kepada para pendukung yang selalu mencintai dan mendukung tim nasional. Kami gagal memberikan hasil yang diharapkan dan seluruh tanggung jawab berada di pundak saya," kata Hong.

Pelatih berusia 57 tahun itu baru kembali menangani Taegeuk Warriors pada Juli 2024. Saat itu ia menandatangani kontrak hingga berakhirnya Piala Asia AFC 2027.

Namun perjalanan Korea Selatan di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Mereka finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tiga poin hasil satu kemenangan dan dua kekalahan.

Sempat muncul harapan untuk lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, tetapi hasil pertandingan grup lain membuat Korea Selatan akhirnya tersingkir.

Hong mengaku menerima jabatan tersebut bukan keputusan yang mudah. Meski demikian, ia berusaha menjalankan tugas sebaik mungkin selama hampir dua tahun terakhir.

"Setiap kali harus mengambil keputusan penting, memilih pemain, menyusun latihan, atau mempersiapkan pertandingan, saya selalu bertanya kepada diri sendiri apakah keputusan itu merupakan yang terbaik untuk sepak bola Korea," ujarnya.

Ia mengakui tidak semua keputusan yang diambil berbuah hasil positif, tetapi menegaskan seluruh kebijakannya dibuat demi kepentingan tim nasional.

"Saya tidak bisa mengatakan setiap keputusan adalah keputusan yang tepat, tetapi saya dapat mengatakan bahwa saya telah membuat setiap keputusan dengan mempertimbangkan sepak bola Korea," ungkapnya.

Pada kesempatan itu Hong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan staf pelatih yang telah bekerja bersamanya selama masa kepemimpinannya.

"Saya memang meninggalkan tim nasional, tetapi saya tidak meninggalkan sepak bola Korea. Saya akan terus mendukung tim nasional dan berharap mereka kembali mendapatkan kepercayaan serta cinta dari masyarakat," katanya.

Penunjukan Sempat Menuai Kontroversi

Kembalinya Hong Myung-bo sebagai pelatih tim nasional pada 2024 sempat memicu polemik di Korea Selatan.

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) mendapat kritik karena proses penunjukan dinilai kurang transparan. Persoalan tersebut bahkan sempat menjadi perhatian Majelis Nasional Korea Selatan hingga Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata melakukan penyelidikan terhadap proses pemilihannya.

Meski demikian, Hong berhasil membawa Korea Selatan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 melalui babak kualifikasi.

Optimisme sempat mengiringi langkah Korea Selatan setelah mereka tergabung di Grup A bersama Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko. Banyak pengamat menilai peluang lolos cukup terbuka.

Korea Selatan mengawali turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun mereka kemudian kalah 0-1 dari Meksiko dan kembali tumbang 0-1 saat menghadapi Afrika Selatan pada laga terakhir fase grup.

Hasil tersebut membuat Korea Selatan gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 32 besar maupun lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Catatan Hong di Piala Dunia

Ini kegagalan kedua Hong Myung-bo membawa Korea Selatan melewati fase grup Piala Dunia setelah hasil serupa pada edisi 2014.

Ia menjadi satu-satunya pelatih yang dua kali memimpin Korea Selatan di ajang Piala Dunia.

Sebagai pemain, Hong merupakan salah satu legenda sepak bola Korea Selatan. Ia tampil dalam empat edisi Piala Dunia dan menjadi kapten ketika Taeguk Warriors mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia 2002 yang digelar di Korea Selatan dan Jepang.

Dengan mundurnya Hong, Korea Selatan menjadi negara ketiga yang kehilangan pelatih selama Piala Dunia 2026 setelah Tunisia berpisah dengan Sabri Lamouchi dan Steve Clarke mengundurkan diri dari kursi pelatih Skotlandia usai timnya tersingkir dari turnamen.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Hong Myung-bo #Timnas Korea Selatan tersingkir #Hong Myung-bo mundur #korea selatan #piala dunia 2026