PADEK.JAWAPOS.COM – Roberto Martínez memastikan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Portugal setelah timnya tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Pelatih asal Spanyol itu menyatakan kontraknya berakhir dan tidak akan berlanjut usai Portugal kalah 0-1 dari Spanyol di Dallas Stadium.
Gol Mikel Merino pada masa injury time memastikan kemenangan Spanyol sekaligus mengakhiri langkah Portugal di Piala Dunia 2026.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Martínez mengatakan keputusan tersebut menjadi penutup siklusnya bersama Seleção.
"Saya datang ke Portugal untuk memenangkan Piala Dunia. Saya pikir tanpa berhasil memenangkannya, tidak ada alasan untuk melanjutkan. Dewan federasi dan presiden kini memiliki kesempatan memilih pelatih baru. Kontrak saya berakhir hari ini. Tidak banyak lagi yang bisa saya katakan," ujar Martínez.
Pelatih berusia 52 tahun itu juga mengungkapkan bahwa belum ada keputusan final mengenai masa depannya sebelum Piala Dunia 2026 berlangsung.
"Ya, ini pertandingan terakhir saya bersama tim nasional. Saya sangat bangga. Saya merasa diterima seperti orang Portugal sendiri dengan sambutan yang sangat hangat. Ini merupakan sebuah kehormatan, kebanggaan, sekaligus tanggung jawab," katanya.
Tiga Tahun Menangani Portugal
Roberto Martínez mulai menangani Timnas Portugal pada Januari 2023 setelah menggantikan Fernando Santos yang mengakhiri masa tugasnya seusai Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selama memimpin Portugal, Martínez membawa tim mencapai perempat final UEFA Euro 2024 serta mengantarkan Seleção menjuarai UEFA Nations League pada edisi berikutnya.
Namun, kegagalan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 membuat perjalanan Martínez bersama Portugal berakhir setelah kontraknya habis.
Jorge Jesus Disebut Jadi Pelatih Baru Portugal
Menurut laporan A Bola, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) telah menentukan Jorge Jesus sebagai sosok yang akan memulai era baru Timnas Portugal.
Pelatih berusia 71 tahun itu disebut menjadi pilihan Presiden FPF, Pedro Proença, untuk memimpin Portugal dalam siklus menuju UEFA Euro 2028 dan Piala Dunia 2030, yang akan diselenggarakan bersama oleh Portugal, Spanyol, dan Maroko.
Laporan tersebut juga menyebut Jorge Jesus kini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Al Nassr pada akhir musim lalu.
Setelah skuad Portugal kembali ke negaranya, Jorge Jesus dijadwalkan bertemu Pedro Proença untuk menyelesaikan proses penandatanganan kontrak.
Apabila proses tersebut rampung, Portugal akan memasuki era baru di bawah kepemimpinan Jorge Jesus setelah berakhirnya masa tugas Roberto Martínez.(*)
Editor : Heri Sugiarto