Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Prancis vs Maroko: Enam Menit yang Mengubah Segalanya di Perempat Final Piala Dunia 2026

Hendra Efison • Jumat, 10 Juli 2026 | 06:46 WIB

 

Kylian Mbappé mendapat kawalan ketat pemain Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) WIB. (ilustrasi AI)
Kylian Mbappé mendapat kawalan ketat pemain Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) WIB. (ilustrasi AI)

BOSTON, PADEK.JAWAPOS.COM – Maroko nyaris memaksa Prancis bermain lebih lama di perempat final Piala Dunia 2026. Selama satu jam, Atlas Lions mampu meredam seluruh tekanan Les Bleus sebelum akhirnya menyerah 0-2 akibat dua gol yang tercipta hanya dalam rentang enam menit di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Pertandingan sejak awal berlangsung sesuai prediksi. Prancis menguasai bola dan mengambil inisiatif menyerang, sedangkan Maroko memilih memperkuat pertahanan sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.

Strategi itu berjalan efektif. Ruang gerak Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Adrien Rabiot sangat terbatas sehingga peluang bersih sulit tercipta.

Prancis sebenarnya memiliki kesempatan emas membuka keunggulan pada menit ke-20 setelah wasit memberikan penalti usai meninjau tayangan VAR. Namun, Yassine Bounou tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi Mbappé semenit kemudian.

Keberhasilan menyelamatkan penalti membuat Maroko semakin percaya diri. Hingga turun minum, pertahanan Atlas Lions tetap kokoh dan memaksa babak pertama berakhir tanpa gol.

Enam Menit yang Mengubah Jalannya Pertandingan

Selepas jeda, Prancis langsung menaikkan intensitas permainan. Aliran bola menjadi lebih cepat dan tekanan ke pertahanan Maroko semakin sulit dibendung.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Mbappé menebus kegagalan penaltinya dengan gol yang mengubah arah pertandingan sekaligus membakar semangat rekan-rekannya.

Maroko belum sempat menata kembali permainan ketika Prancis kembali menghukum. Enam menit berselang, Dembélé memanfaatkan kelengahan lini belakang Atlas Lions untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Dua gol dalam waktu singkat itu menjadi pukulan telak bagi Maroko. Tim yang sebelumnya nyaman menunggu kini dipaksa bermain lebih terbuka, sementara Prancis justru memperoleh ruang lebih luas untuk mengendalikan pertandingan.

Momentum Berubah, Harapan Maroko Sirna

Maroko mencoba merespons melalui sejumlah pergantian pemain pada pertengahan babak kedua. Namun, perubahan tersebut tidak mampu mengembalikan keseimbangan permainan.

Prancis tampil semakin tenang. Les Bleus menguasai bola lebih lama, mengatur tempo, dan memaksa Maroko berlari mengejar permainan hingga peluit panjang dibunyikan.

Bounou masih melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Bradley Barcola menjelang akhir laga. Namun, penampilan apik sang penjaga gawang tidak cukup untuk membendung dominasi Prancis.

Pertandingan ini menunjukkan bahwa laga besar sering ditentukan oleh momentum, bukan semata-mata penguasaan bola atau jumlah peluang.

Maroko mampu bertahan selama satu jam, tetapi kehilangan konsentrasi dalam beberapa menit sudah cukup bagi Prancis untuk mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026.(*)

Editor : Hendra Efison
#Prancis vs Maroko #Hasil Prancis vs Maroko #piala dunia 2026 #kylian mbappe #ousmane dembele