Kylian Mbappe Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Pertama Raih Sepatu Emas Dua Kali Beruntun

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 06:29 WIB
Kylian Mbappe mencetak sejarah dengan meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dan menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia putra.(Foto: Instagram @k.mbappe)
Kylian Mbappe mencetak sejarah dengan meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dan menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia putra.(Foto: Instagram @k.mbappe)

PADEK.JAWAPOS.COM – Kylian Mbappe mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menjadi pemain pertama yang dua kali berturut-turut meraih Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.

Penyerang Prancis itu mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan torehan 10 gol dalam delapan pertandingan, unggul atas Lionel Messi yang mencetak delapan gol.

Sebelumnya, Mbappe juga memenangkan Golden Boot pada Piala Dunia Qatar 2022 setelah mencetak delapan gol.

Dengan pencapaian tersebut, Mbappe menjadi pemain pertama yang meraih Golden Boot dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Gol Ferran Torres di Extra Time Hancurkan Mimpi Argentina dan Messi

Pemain berusia 27 tahun itu juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak dua digit gol dalam satu edisi Piala Dunia sejak legenda Jerman Barat, Gerd Muller, yang mencetak 10 gol pada Piala Dunia 1970.

Dalam sejarah Piala Dunia putra, hanya dua pemain yang pernah mencetak gol lebih banyak dalam satu turnamen, yakni Just Fontaine (Prancis) dengan 13 gol pada 1958 dan Sandor Kocsis (Hungaria) dengan 11 gol pada 1954.

Tak hanya itu, Mbappe kini juga menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia putra dengan koleksi 22 gol, unggul satu gol atas Lionel Messi.

Baca Juga: Real Madrid Cetak Rekor Gol di Piala Dunia 2026, Mbappe dan Bellingham Bersinar

Persaingan perebutan Golden Boot sempat berlangsung sengit hingga akhir turnamen. Mbappe memastikan keunggulannya setelah mencetak dua gol pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris, meski Prancis akhirnya kalah 4-6 dan finis di posisi keempat.

Usai pertandingan di Miami, Mbappe mengaku bangga dengan pencapaiannya, tetapi tetap lebih mengutamakan kesuksesan tim.

Penyerang Real Madrid tersebut menegaskan bahwa ia lebih menginginkan kesempatan untuk memperebutkan gelar juara dunia di partai final.

"Ketika Anda mencetak begitu banyak gol di Piala Dunia, tentu pencapaian itu membawa Anda ke level yang berbeda. Namun, saya lebih memilih tidak menjadi pencetak gol terbanyak asalkan bisa bermain di final. Penghargaan ini tentu akan menjadi bagian penting dari warisan karier saya ketika nanti pensiun, tetapi saat ini bukan itu yang ada dalam pikiran saya," jelasnya setelah pertandingan perebutan tempat ketiga.

Selama Piala Dunia 2026, Mbappe mencetak dua gol saat menghadapi Senegal dan Irak di fase grup. Ia kemudian menambah gol saat melawan Swedia pada babak 32 besar, Paraguay pada babak 16 besar melalui penalti yang menjadi gol kemenangan pada menit ke-70, serta mencetak gol saat menghadapi Maroko di perempat final.

Lionel Messi sebenarnya masih memiliki peluang menyalip Mbappe apabila mampu mencetak hattrick pada final melawan Spanyol.

Baca Juga: Ferran Torres Cerita Momen Gol Penentu ke Gawang Argentina yang Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Namun, kapten Argentina itu gagal mencetak gol di New York-New Jersey Stadium saat timnya kalah 0-1 dari Spanyol. Messi pun menutup turnamen dengan koleksi delapan gol dari delapan pertandingan.

Di bawah Mbappe dan Messi, Jude Bellingham (Inggris) serta Erling Haaland (Norwegia) sama-sama mencetak tujuh gol. Sementara Ousmane Dembele dari Prancis dan kapten Inggris Harry Kane masing-masing mengoleksi enam gol.

Selain Golden Boot untuk Mbappe, juara dunia Spanyol juga mendominasi penghargaan individu lainnya, termasuk Rodri yang dinobatkan sebagai peraih Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Golden Boot Piala Dunia 2026 Kylian Mbappe Golden Boot Piala Dunia 2026 Rekor Mbappe top skor Piala Dunia piala dunia 2026 lionel messi