PADEK.JAWAPOS.COM – Real Madrid mengawali rangkaian laga pramusim 2026/2027 dengan hasil imbang 2-2 melawan Fiorentina di Wörthersee Stadion, Klagenfurt, Austria, Sabtu (1/8/2026).
Pertandingan ini menjadi debut Denzel Dumfries bersama Los Blancos, sementara Endrick langsung mencatatkan namanya di papan skor.
Selain Dumfries, pertandingan tersebut juga menjadi debut Carlos Espí bersama tim utama Real Madrid.
Sementara pelatih José Mourinho memanfaatkan laga ini sebagai bagian dari persiapan tim yang belum diperkuat seluruh pemain setelah Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Manchester City Kalah Adu Penalti dari Inter Milan, Debut Enzo Maresca Berakhir Tanpa Trofi
Endrick dan Ciria Bawa Madrid Unggul
Real Madrid langsung tampil agresif dan membuka keunggulan pada menit ke-12.
Gol bermula dari umpan Álvaro Carreras ke dalam kotak penalti. Endrick mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri yang gagal dihentikan kiper Fiorentina.
Los Blancos menggandakan keunggulan pada menit ke-24.
Serangan diawali umpan terobosan Eduardo Camavinga, kemudian diteruskan Arda Güler yang dengan cerdik membiarkan bola melewati dirinya di dalam kotak penalti. Bola lalu disambar Ciria, yang mencetak gol pada debutnya bersama tim utama Real Madrid.
Baca Juga: Bryan Mbeumo Jadi Man of the Match usai Bawa Manchester United Tekuk Atletico Madrid 2-1
Meski mendominasi jalannya pertandingan, Madrid kebobolan pada menit ke-41. Piccoli memperkecil ketertinggalan melalui tembakan tepat sasaran pertama Fiorentina di laga tersebut.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan Real Madrid 2-1.
Fiorentina Bangkit pada Babak Kedua
Fiorentina meningkatkan intensitas permainan setelah turun minum.
Albert Gudmundsson dua kali memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan.
Pada kesempatan pertama, usahanya digagalkan Mario Rivas, sedangkan peluang berikutnya gagal berbuah gol setelah Gudmundsson tidak mampu memaksimalkan situasi satu lawan satu dengan Andriy Lunin pada menit ke-51.
Tekanan Fiorentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58 ketika Moise Kean mencetak gol melalui sundulan dari dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Baca Juga: Richarlison Cetak Gol Menit Akhir, Tottenham Tumbangkan Chelsea 2-1 Meski Danso Dikartu Merah
Pada menit ke-75, Carlos Espí masuk menggantikan Endrick dan menjalani debutnya bersama tim utama Real Madrid.
Madrid terus berupaya mencari gol kemenangan. Peluang terbaik hadir pada masa injury time melalui sundulan Carlos Espí, namun bola masih melenceng dari sasaran.
Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Mourinho: Real Madrid Menunjukkan Tiga Wajah
Usai pertandingan, pelatih José Mourinho memberikan penilaiannya terhadap penampilan Real Madrid pada laga pramusim pertama musim ini. Menurutnya, timnya tidak hanya menunjukkan dua fase permainan, melainkan tiga wajah berbeda sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Napoli Intensifkan Negosiasi Federico Gatti, Juventus Buka Peluang Transfer Bek Timnas Italia
"Saya menyukai semuanya. Saya melihat di ponsel ada yang menulis 'Madrid dengan dua wajah'. Bagi saya, ini adalah Madrid dengan tiga wajah: segar, lelah, dan sangat lelah," kata Mourinho kepada Realmadrid TV.
Mourinho menilai Real Madrid tampil sangat dominan pada babak pertama. Bahkan, menurutnya, keunggulan 2-1 saat turun minum belum sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan.
"Tim yang masih segar bermain sangat baik. Skor 2-1 saat jeda terlalu kecil. Babak pertama memiliki kualitas yang sangat tinggi dan kami sebenarnya bisa saja unggul tiga atau empat gol tanpa balas."
Pelatih asal Portugal itu menjelaskan permainan berubah pada babak kedua ketika Fiorentina meningkatkan intensitas dan mengandalkan kekuatan fisik khas tim-tim Italia.
"Pada babak kedua pertandingan menjadi lebih mengandalkan fisik menghadapi tim Italia yang memang memiliki kekuatan fisik luar biasa. Mereka mulai memberikan tekanan dan fase kedua permainan kami mulai terlihat."
Mourinho juga menyoroti duel yang dihadapi dua pemain muda Real Madrid berusia 18 tahun saat harus berhadapan dengan striker Fiorentina, Moise Kean.
Baca Juga: 70 Atlet Ramaikan Kejurprov Gateball Sumbar, Bidik Emas di Porprov 2026
"Kami melihat Moise Kean bermain di kotak penalti menghadapi dua pemain berusia 18 tahun. Mereka bermain sangat baik dan terus berkembang, tetapi secara fisik mereka memang belum berada pada level untuk menghadapi pemain seperti Moise, yang merupakan pemain luar biasa."
Meski kondisi fisik para pemain mulai menurun pada fase akhir pertandingan, Mourinho tetap mengapresiasi respons timnya.
"Wajah ketiga yang juga sangat saya sukai adalah ketika tim sudah sangat lelah, tetapi tetap tahu bagaimana bermain sebagai sebuah tim, mengendalikan pertandingan, dan kembali mengambil alih permainan."
Dumfries dan Endrick Dapat Apresiasi
Mourinho memberikan apresiasi kepada Denzel Dumfries dan Endrick, yang baru menjalani latihan selama tiga hari tetapi mampu bermain lebih dari 70 menit.
Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen besar kedua pemain untuk segera berkontribusi bersama Real Madrid.
Ia juga mengungkapkan bahwa Carlos Espí baru menjalani sesi latihan sekitar satu jam bersama tim sehari sebelum pertandingan, namun tetap mendapat kesempatan menjalani debut bersama tim utama.
Masih Menunggu Pemain Piala Dunia
Mourinho mengakui skuad Real Madrid belum sepenuhnya lengkap karena sejumlah pemain masih menjalani masa libur setelah tampil di Piala Dunia 2026.
Ia menyebut Vinicius Jr., Brahim, dan Bernardo akan bergabung mulai Senin (3/8/2026).
Sementara para pemain yang tampil hingga semifinal dan final Piala Dunia akan menyusul kemudian, dengan Marc Cucurella menjadi pemain terakhir yang dijadwalkan kembali.
Real Madrid akan melanjutkan persiapan pramusim sebelum memulai musim 2026/2027 dengan menghadapi Espanyol pada laga tandang yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 22 Agustus 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto