PADEK.JAWAPOS.COM-Bersyukur. Gampang diucapkan tapi susah dilaksanakan. Itulah yang sering dikatakan banyak orang. Akibatnya sampai kapan pun, hingga meninggal, tidak pernah mensyukuri semua yang telah diperoleh._
Sebaliknya selalu merasa kurang. Padahal jika dibandingkan dengan orang lain, banyak kelebihan yang dimiliki. Misalnya lebih sehat, lebih pintar, lebih kaya, pangkat dan jabatannya lebih tinggi, dan sebagainya.
Sangat bisa bersyukur. Asal diawali dengan niat baik dan keyakinan yang kuat untuk melaksanakannya. Kemudian melakukannya dengan serius dan sungguh-sungguh. Diiringi doa kepada Tuhan agar dapat mewujudkannya.
Mereka yang selalu bersyukur, biasanya hidupnya tenang. Rasa itu semakin meningkat setelah melihat orang-orang di sekitarnya yang kondisinya jauh lebih susah dibandingkan dirinya.
Dalam hatinya berucap, betapa maha baiknya Tuhan kepadanya. Memberi banyak rezeki dibandingkan mereka yang berada di sekitarnya.
Melatih Hati
Rasa syukurnya semakin bertambah begitu berkomunikasi dengan orang lain, baik yang dikenal maupun tidak, yang menyampaikan keluhan-keluhan mereka. Makin terasa bahwa Tuhan selama ini sangat baik kepadanya.
Biasanya hal tersebut terasa saat berkomunikasi dari hati ke hati. Meski dari luar kelihatan biasa saja dan semuanya baik, ketika ngobrol baru mengetahui berbagai masalah yang selama ini dialami orang yang diajak komunikasi.
Itu salah satu cara Tuhan untuk memberi pelajaran dan pengalaman berharga kepada umatNYA. Sekaligus melatih hatinya agar semakin berterima kasih kepada Sang Pencipta yang telah mengasih banyak rezeki kepadanya.
Mereka yang terbiasa bersyukur, selalu menerima apapun yang terjadi pada dirinya termasuk cobaan. Yakin bahwa semua ada solusi terbaik. Tuhan tidak akan memberi cobaan di luar batas kemampuan manusia.
Sama sekali tidak pernah mengeluh. Sangat sadar bahwa sikap negatif itu bukan menyelesaikan masalah tapi malah menambah persoalan.
Secara bijak mencari hikmah dari cobaan tersebut. Setelah menemukannya, bisa menambah rasa syukur. Ternyata Tuhan bermaksud baik dengan mencobanya.
Tidak Terhitung
Melihat dari banyaknya rezeki yang telah diberikan Tuhan kepada kita, sejak lahir hingga saat ini, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Jumlahnya tidak terhitung.
Mereka yang menyadari dan memahami itu sangat merasakan kebaikan Tuhan kepadanya. Begitu banyak yang telah diperolehnya.
Dengan terus-menerus bersyukur, apapun yang terjadi pada diri kita, maka Tuhan dengan caraNYA akan menambah rezeki dan kenikmatan pada umatNYA. Wujudnya beragam, baik materi maupun non materi.
Harus disadari bahwa semua rezeki tersebut bukanlah milik kita. Merupakan titipan Tuhan. Setiap saat bisa diambil pemilikNYA. Sedangkan yang dititipin harus mempertanggungjawabkannya secara detail.
Mereka yang memahami itu secara mendalam akan terus mensyukuri hidupnya. Sekaligus sebagai bukti bahwa syukur itu gampang mengucapkan dan melaksanakannya.(*)
Editor : Heri Sugiarto