PADEK.JAWAPOS.COM-Saat ini kita telah berada di pengujung tahun 2025. Tinggal hitungan jam, meninggalkan tahun ini. Selanjutnya memasuki tahun 2026.
Menjelang akhir 2025, sebaiknya kita merenung sejenak. Mengingat semua yang telah dilakukan. Menyangkut diri sendiri dan orang lain.
Selama 2025 semua kegiatan tidak selalu mulus. Ada yang berhasil dan gagal. Itu bagian yang harus dijalani.
Semua perjuangan dan pengabdian selama 2025 harus dihargai. Apapun hasilnya merupakan ketetapan dari Tuhan.
Kita harus mensyukuri semua pencapaian. Meyakini itu adalah yang terbaik terutama buat diri sendiri.
Setiap orang meraih pencapaian yang berbeda-beda. Jangan sekali-kali membandingkannya dengan orang lain apalagi yang dianggap lebih berhasil. Bisa membuat kecewa.
Tuhan telah menetapkan rezeki setiap orang. Jauh sebelum orang itu lahir. Paling utama adalah selalu optimal berusaha. Sebagai wujud perjuangan untuk meraih setiap impian.
Totalitas Introspeksi Diri
Saat merenung dan totalitas instrospeksi diri melakukannya secara obyektif. Dengan begitu jadi tahu semua kekurangan bahkan kesalahan yang pernah dibuat.
Bersyukurlah begitu mengetahuinya. Tidak perlu resah, apalagi khawatir. Masih ada kesempatan untuk memperbaikinya.
Setelah tahu seluruh kekurangan dan kesalahan selama 2025, segeralah berniat dan bertekad memperbaikinya pada 2026. Tidak pernah ada kata terlambat untuk semua perbuatan baik.
Begitu memasuki tahun baru, secara bertahap memperbaiki satu-persatu kekurangan dan kesalahan. Secara paralel melakukan rencana 2026.
Jangan sekali-kali menundanya. Apalagi sampai beranggapan tahun 2026 masih panjang, 365 hari lagi. Segerakan melakukan hal positif.
Tetap Rendah Hati
Saat memasuki tahun baru harus optimis lebih baik dari tahun sebelumnya. Semakin semangat melakukan seluruh aktivitas.
Semua pencapaian pada 2025, jadikan penyemangat. Meyakini mampu melakukan yang terbaik, sehingga tahun baru harus lebih baik lagi.
Sikap optimis itu agar terus dipelihara sepanjang tahun depan. Mulai 1 Januari hingga 31 Desember. Sedikit pun jangan kendur.
Setiap melakukan aktivitas, awali dengan niat dan doa. Memohon pertolongan Tuhan agar semuanya lancar, sukses, dan berkah.
Begitu melakukannya harus totalitas, jangan setengah-setengah. Optimistis berhasil.
Saat sukses tetap rendah hati. Yakini bahwa semua keberhasilan itu karena Tuhan. Atas kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas.
Selamat atas semua pencapaian pada tahun 2025 ini. Optimistis 2026 lebih sukses lagi. Aamiin ya robbal aalamiin...(*)
Editor : Heri Sugiarto