Kepala Diskominfo Kota Padang Rudy Rinaldy mengatakan, IT Security Assessment penting untuk mengetahui secara dini aplikasi yang dibangun itu sudah aman dari hack atau belum.
“Mereka ini melakukan scanning secara mendalam dan memberikan solusi jika memang nanti aplikasi-aplikasi itu masih bisa diganggu oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab,” ujar Rudy, kemarin.
Dikatakan, saat ini, Pemko Padang mempunyai 61 website aktif yang semuanya boleh dikatakan masih rentan terhadap gangguan.
“Dengan adanya dukungan dari BSSN ini kita tentu berharap semua website dan aplikasi kita aman. Karena kalau sudah aman maka pengguna aplikasi itu akan merasa aman dan nyaman menggunakannya.
Menurut Rudy, dari bincang-bincang dengan tim BSSN tidak banyak kerentanan pada aplikasi yang dibangun itu.
Di samping itu, ia juga meminta kepada tim BSSN untuk melakukan transfer knowledge, sehingga setelah mereka pulang ke Jakarta, tim internel Diskominfo akan melakukan assesment kepada aplikasi-aplikasi yang lain.
Adapun tim BSSN tersebut yakni Lytio Enggar Erlangga, Ghina Mariyah Fairuz dan We Muftihaturrahmah Tenri Sau. Ketiganya melihat kemananan sejumlah aplikasi yang dimiliki Pemko Padang. (eri) Editor : Novitri Selvia