”Kami berupaya terus memberikan perhatian kepada keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap sekolah. Kali ini untuk siswa SMAK Padang bisa diberikan bantuan beasiswa melalui Baznas,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa usai menjadi inspektur upacara bendera sekaligus penyerahan bantuan di SMK SMAK Padang, Senin (22/8).
Ia menyebut, siswa SMK SMAK Padang yang menerima beasiswa dari Baznas adalah bagian dari generasi harapan bangsa yang memiliki potensi dan prestasi. Meskipun hari ini menempuh pendidikan dengan keterbatasan ekonomi, tapi suatu saat nanti akan memiliki kemandirian dan berkontribusi untuk kemajuan negeri.
Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Hendri Septa juga mengatakan masuk SMK SMAK Padang adalah pilihan terbaik. Lulusan pendidikan vokasi adalah yang paling dibutuhkan dunia industri, sehingga tidak ada kata menganggur setelah tamat nanti.
Apalagi SMK SMAK Padang di bawah Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian merupakan salah satu sekolah terbaik di Indonesia. Berbagai prestasi yang sudah ditorehkan sejalan dengan kompetensi dan integritas yang dimiliki siswa lulusannya.
”Masuk di sini (SMAK Padang) adalah pilihan terbaik. Nantinya langsung masuk dunia industri. Jadi, tidak ada istilah menganggur,” kata Hendri Septa.
Sementara itu, Kepala SMK SMAK Padang Nasir menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemko Padang terhadap SMK SMAK Padang, salah satunya lewat jalinan kerja sama beasiswa siswa melalui Baznas.
Kemudian ada lagi beberapa jalinan kerja sama yang akan segera direalisasikan, di antaranya pembuatan pupuk organik cair dan beberapa hasil teaching factory di SMK SMAK Padang.
”Kami berterima kasih atas perhatian pemko Padang terhadap SMK SMAK Padang. Salah satunya sudah membantu siswa kami yang kurang mampu untuk pembiayaan sekolahnya,” ujar Nasir.
Ungkapan terima kasih juga datang dari orang tua siswa dan siswa penerima bantuan beasiswa. Salah satunya Fajar Ramadan, siswa kelas XI.
Beasiswa dari Baznas ini membuatnya tenang menempuh pendidikan. Hal itu meringankan beban orang tuanya yang hanya ibu rumah tangga dan sekaligus orang tua tunggal.
”Saya berterima kasih adanya bantuan dari Baznas Padang. Saya jadi tenang untuk menempuh pendidikan. Beban orangtua jadi lebih ringan,” ujarnya,” kata Fajar.
Turut hadir mendampingi wali kota, Asisten 1 Edi Hasymi, Kepala Bagian Kerja Sama Erwin, Kabag Kesra Fuji Astomi, Kabid Dikdas Maidison, Camat Pauh dan Lurah Kapalo Koto dan pimpinan Baznas Padang. (eri)
Editor : Novitri Selvia