Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Upertis Edukasi Penyakit Kecacingan di TK Rizkia

Hendra Efison • Selasa, 10 Januari 2023 | 09:39 WIB
Photo
Photo
Tim pengabdian masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) melakukan program pengabdian kepada masyarakat di TK Rizkia, Kecamatan Kototangah Padang, 10 September 2022 lalu.

Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan Edukasi penyakit kecacingan yang dihadiri oleh orang tua/wali siswa, guru, kepala sekolah, dan siswa.

Salah satu latar belakang kegiatan ini, karena kecacingan merupakan penyakit yang banyak ditemukan di Indonesia, yang pada umumnya menyerang anak-anak, sehingga dapat memicu kejadian stunting.

TK Rizkia merupakan salah satu sekolah pendidikan anak usia dini yang memiliki siswa yang cukup banyak dan belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang kecacingan. Anak usia dini tentunya sering dan senang melakukan aktivitas di luar rumah seperti bermain pasir.

Adanya edukasi ini diharapkan orang tua dapat mengajarkan pembiasaan hidup bersih dan sehat supaya dapat mencegah infeksi kecacingan pada anak.

Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias oleh 30 orang peserta yag terdiri dari orang tua/wali siswa, kepala sekolah, guru, dan siswa. Kegiatan ini disambut positif oleh kepala sekolah ibu Dewi Candra SPd.

“Terima kasih banyak dan apresiasi yang sangat besar Kami berikan kepada Universitas Perintis Indonesia dengan adanya pengabdian masyarakat ini, semoga dengan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif kepada kita semua terutama kepada anak-anak kita dalam menerapkan hidup bersih dan sehat,” ujar Kepala TK Rizkia, saat memberikan kata sambutan dan berharap semoga Universitas Perintis Indonesia dapat terus berjaya dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.(*) Editor : Hendra Efison
#Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan #TK Rizkia Padang #Upertis #Edukasi Penyakit Kecacingan