Untuk itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang akan melanjutkan program-program yang telah dilakukan sebelumnya dan melakukan inovasi terhadap literasi dan TGM di Kota Padang.
Kepala Dinas Perpustkaan dan Kearsipan Kota Padang Feri Mulyani Hamid kepada Padang Ekspres, Senin (8/1) mengatakan, terdapat sejumlah program yang telah dilakukan untuk meningkatkan TGM di Kota Padang. Salah satunya program Pustaka Keliling, yang mana program itu langsung terjun ke sekolah-sekolah, ke pesantren, dan lainnya.
“Program Pustaka Keliling ini tidak hanya membawa buku dengan mobil saja melainkan ada beberapa kegiatan yang juga turut kita laksanakan agar kegiatan membaca ini menjadi lebih menyenangkan. Salah satu kegiatannya adalah story telling, read aload dan Uda Uni Puspa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk meningkatkan TGM Kota Padang, pihaknya akan melaksanakan workshop tentang menulis. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya tentang membaca. Selain itu, juga akan dilaksanakan lomba video pendek.
“Nah kegiatan workshop ini kita laksanakan yakni workshop menulis dimana hal ini tentu secara tidak langsung berdampak kepada tingkat membaca masyarakat,” ujarnya.
Kemudian, ia juga mengatakan, langkah lainnya dalam meningkatkan angka TGM Kota Padang adalah bagaimana Pemko Padang memenuhi kebutuhan buku di Kota Padang.
”Melalui program “Aki Babali” yang menerima sumbangan buku-buku dari masyarakat. Sehingga jumlah buku yang ada di Kota Padang dapat tercukupi,” ujarnya.
Lebih lanjut Feri Mulyani menyampaikan, pihaknya juga melahirkan taman baca yang ada di lingkungan masyarakat. Dan juga banyaknya buku-buku yang ada di perpustakaan, baik itu milik institusi dan juga adanya aturan atau regulasi terkait mewajibkan seluruh OPD memiliki pojok bacaan.
Ia menyebutkan, angka TGM Kota Padang pada 2023 tercatat sebesar 72,34. Kondisi itu jauh meningkat dibandingkan tahun 2021 yang hanya menyentuh angka 58,95. Sementara itu, di 2024, ditargetkan angka TGM Kota Padang akan mencapai angka 73. (s) Editor : Novitri Selvia