Ketua DPD PKS Kota Padang, Muharlion, saat ditemui di Kantor DPD PKS Kota Padang mengatakan, suara PKS pada Pileg 2024 naik cukup signifikan dibanding Pileg 2019 yang lalu.
"Pileg 2024 di Kota Padang, kita memperoleh 82 ribu suara, sedangkan Pileg 2019 kita memperoleh sebanyak 72 ribu suara. Walau Memperoleh 7 kursi di DPRD Padang, kita saat ini optimistis menatap Pilkada 2024 yang akan datang," ucapnya, Sabtu (2/3).
Untuk pertarungan Pilkada, PKS sendiri akan menjalin komunikasi dengan partai koalisi, tetapi tidak menutup kemungkinan berkomunikasi dengan partai mana pun.
"Politik itu kan dinamis, kita tidak menutup peluang untuk berkomunikasi dengan partai di luar koalisi nasional," ujarnya.
Untuk calon walikota Padang sendiri, Muharlion menjelaskan PKS mengutamakan kader internal. Tetapi hal ini belum menjadi pembahasan secara detail dan belum di ajukan ke DPP PKS.
"Penjaringan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPD) yang dikoordinatori Arnedi Yarmen dan Sekretaris Gufron," jelasnya.
Beberapa nama dari internal PKS untuk menjadi calon Wali Kota Padang mulai mengapung. Mereka merupakan kader internal maupun birokrat dan pimpinan BUMD.
Diketahui nama-nama yang sudah mengapung di internal, di antaranya, Ibrahim Irwan Prayitno, Muharlion, Hendri Susanto, Muhammad Iqbal, Gustami Hidayat, Muhidi, Mulyadi Muslim. Ada juga nama dari birokrasi seperti Adib Alfikri, dan pimpinan BUMD Khairul Ikhwan (keduanya adik kandung Irwan Prayitno).
"Nanti nama-nama itu kita bedah, kita panggil, dan kita survei. Target kita, dua bulan ini sudah final dan sudah ada nama yang diputuskan, misalnya dua nama. Setelah itu baru kita sosialisasikan ke masyarakat dan kita komunikasikan dengan parpol lain," tutupnya. (edg)
Editor : Hendra Efison