”Pemeringkatan THE berdasarkan kinerja universitas di panggung global, dan menyediakan sumber bagi pembaca untuk memahami berbagai misi dan keberhasilan institusi pendidikan tinggi. Peringkat THE mencakup tiga bidang utama aktivitas universitas yaitu, penelitian, dampak, dan pengajaran,” ujar Rektor Unand Dr Efa Yonnedi di Padang, kemarin (5/3).
Menurut dia, THE menilai universitas di dunia dengan penekanan pada semua misi inti mereka. Terdiri dari, pengajaran (lingkungan belajar); penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi); kualitas penelitian (hasil penelitian); industri (transfer pengetahuan) dan pandangan internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian).
THE menggunakan 18 indikator kinerja yang dikalibrasi dengan hati-hati untuk memberikan perbandingan paling komprehensif dan seimbang. Daftar keseluruhan disertai dengan 11 peringkat khusus subjek.
Sedangkan peringkat dampak, THE menilai universitas terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) PBB. THE menerbitkan peringkat keseluruhan, dan 17 tabel menunjukkan kemajuan universitas dalam mencapai masing-masing tujuan SDGs.
Unand menurut penilaian THE salah satu institusi pilihan utama bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui peningkatan berkelanjutan, Unand menerima pengakuan dan prestasi, baik institusi nasional maupun internasional.
Tahun 2019, Unand ditetapkan sebagai perguruan tinggi riset terbaik di Indonesia berdasarkan evaluasi Kemenristekdikti RI. Unand berhasil menerima banyak penghargaan, tahun 2022 memenangkan penghargaan Diktristek sebagai universitas teratas dengan permohonan paten tertinggi (2020-2022), dan universitas terbaik kedua dengan kemitraan industri.
Tahun 2023, Unand menduduki peringkat ke-5 nasional untuk kinerja penelitian dan inovasi berdasarkan indeks Sinta (Science and Technology). Prestasi lainnya, termasuk output penelitian tertinggi yang dimanfaatkan masyarakat (2023) berdasarkan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi Indonesia.
Lalu, peringkat ke-2 untuk universitas di mana program studinya memiliki kerja sama dengan mitra berkelas dunia (2022), Permohonan Paten Teratas untuk Universitas Indonesia (2020-2022), peringkat ke-6 untuk total penelitian didanai (2023). Serta, peringkat ke-6 untuk jumlah kreativitas mahasiswa yang diberikan penghargaan oleh Kementerian (2023).
Lebih lanjut, tujuh penghargaan nasional diterima Unand tahun 2023 untuk beberapa kategori, yaitu perguruan tinggi terbaik ke-2 untuk kerja sama internasional, perguruan tinggi terbaik ke-2 untuk kerja sama dengan industri. Berikutnya, perguruan tinggi terbaik ke-2 untuk hak kekayaan intelektual, perguruan tinggi terbaik ke-3 untuk informasi website perguruan tinggi.
Selain itu, teknologi yang dihasilkan peneliti Unand berupa, penghargaan inovasi prioritas nasional untuk penemuan tinta pemilu terbuat dari gambir, tanaman endemik alami di Sumatera. Pada Pemilu 2024, Unand bekerja sama dengan perusahaan swasta memenangkan tender konsolidasi pengadaan logistik tinta pemilu.
Tinta tersebut digunakan untuk pemilihan presiden, dan didistribusikan ke 35 dari 38 provinsi. Total 981.310 botol didistribusikan ke 500 ribu tempat pemungutan suara dan digunakan lebih dari 144 juta pemilih di Indonesia.
Inovasi kedua, metode untuk tes PCR cepat. Metode ini ditemukan peneliti Unand, memungkinkan tes PCR dilakukan massal meningkatkan kapasitas tes PCR Covid-19, dan membantu pemerintah Indonesia menangani wabah Covid 2020-2022.
Selain itu, satu penghargaan khusus dari Wapres Ma’ruf Amin. Hal ini diberikan kepada Unand ebagai universitas informatif yang menyediakan informasi publik.
Menurut Efa, hingga saat ini Unand memiliki 2.562 mitra, terdiri dari 206 mitra internasional, 326 mitra industri, 385 mitra UKM, 629 mitra institusi pendidikan, dan 927 mitra institusi pemerintah. Secara total, mitra internasional Unand berasal dari 20+ negara.
Tahub lalu, kerja sama Unand berjumlah 179 kegiatan dengan negara mitra utama seperti, Malaysia (57 kegiatan), Jepang (48 kegiatan), Amerika Serikat (10 kegiatan), Taiwan (9 kegiatan), Nepal (7 kegiatan), dan Filipina (7 kegiatan).
Hasil dari kemitraan ini memastikan kinerja peringkat dan reputasi global Unand dalam Times Higher Education (THE) World University Ranking (WUR). Hal ini membawa Unand ke peringkat 10 besar universitas di Indonesia, berdasarkan peringkat global.
Hingga Desember 2023, Unand telah menerbitkan 6.174 artikel penelitian di Scopus dan 55.562 manuskrip di Google Scholar. Selain itu, artikel penelitian Unand di Web of Science (WoS) berjumlah 91, dan Garuda 14.889 artikel.
Selain itu menurut penilaian THE, Unand menerima mahasiswa bervariasi antara lain, via partisipasi dalam program kursus persiapan universitas dan opsi masuk berdasarkan portofolio atau pengalaman.
Mahasiswa juga dapat berkuliah secara global sambil belajar dengan memanfaatkan berbagai program pertukaran pelajar internasional kami dengan mitra universitas dan industri. Mereka juga dapat mendaftar di salah satu dual degrees yang ditawarkan dalam kemitraan.
Selain itu, menurut penilaian THE, Unand juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa dalam negeri dan internasional untuk belajar program sarjana atau pascasarjana di Unand. (r)
Editor : Novitri Selvia