Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sosialisasi dan Edukasi Cegah Tawuran Dimaksimalkan

Suyudi Adri Pratama • Senin, 10 Juni 2024 | 10:35 WIB
Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra saat memimpin pelepasan 300 personel Satpol PP Kota Padang yang dikerahkan untuk mengamankan aktivitas balimau di Kota Padang. (SATPOL PP KOTA PADANG)
Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra saat memimpin pelepasan 300 personel Satpol PP Kota Padang yang dikerahkan untuk mengamankan aktivitas balimau di Kota Padang. (SATPOL PP KOTA PADANG)

PADEK.JAWAPOS.COM—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang bakal memaksimalkan sosialisasi dan edukasi pencegahan aksi tawuran pelajar di Kota Padang tahun ajaran baru ini. Hal itu sebagai upaya untuk menurunkan dan menekan angka kasus tawuran pelajar di Kota Padang.

Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra kepada Padang Ekspres, Minggu (9/6) mengatakan, kenakalan remaja menjadi persoalan serius yang harus diantisipasi. Memanfaatkan momentum tahun ajaran baru, perlu adanya pengingat kepada siswa maupun orangtua akan bahaya kenakalan remaja yang dapat merusak generasi Kota Padang.

“Kita akan meminta waktu kepada sekolah-sekolah yang ada di Kota Padang untuk memberikan edukasi dan memaparkan bahaya dari kenakalan remaja. Sebelumnya kita sudah memulai melakukan edukasi di sekolah-sekolah. Sekarang di momentum masa orientasi siswa, kita melakukan edukasi kepada para siswa terkait bahaya kenakalan remaja, seperti aksi tawuran,” katanya.

Ia menambahkan, selain isu tawuran, pergaulan bebas juga menjadi sorotan utama yang akan dibahas oleh Satpol PP Kota Padang di sekolah. Sebagai satuan yang ditunjuk untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) di Kota Padang, hal ini juga menjadi perhatian agar masa depan generasi penerus tidak terkontaminasi dengan hal-hal negatif.

“Tawuran itu sering terjadi di waktu malam hari. Kita akan memberikan edukasi kepada murid, orangtua dan guru bagaimana anak harus berada di rumah di waktu malam. Mereka yang di bawah umur ini tugasnya adalah belajar. Untuk itu pengawasan dari orangtua dan lapisan masyarakat diperlukan untuk mengatasi kasus kenakalan dan pergaulan bebas di kalangan remaja,” ucapnya.

Untuk itu Chandra mengharapkan seluruh lapisan masyarakat baik orangtua, ninik mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat dapat bersatu padu guna memberikan benteng pertahanan kepada generasi muda Kota Padang dari ancaman pergaulan serta kenakalan remaja yang kerap berujung merugikan diri sendiri dan orang banyak.

“Dengan Kota Padang yang sangat luas seperti ini tentu saja tidak akan bisa diawasi oleh Satpol PP saja. Kita berharap agar masyarakat dapat ikut memberikan pengawasan terkait apa saja yang terjadi di lingkungan mereka, sehingga kedatangan Satpol PP menjadi pilihan terakhir apabila persoalan tersebut belum dapat terselesaikan di masyarakat,” pungkasnya. (y)

 

Editor : Adetio Purtama
#tawuran pelajar #satpol pp kota padang #tahun ajar baru #Chandra Eka Putra