“Saya berkomitmen untuk menciptakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penguatan Adat Nagari, seperti yang telah diterapkan di Padangpanjang, sehingga adat istiadat dan tradisi kita dapat dipertahankan dengan nyata,” ujar Fadly.
Ia meyakini bahwa peran pemerintah sangatlah penting dalam mendukung adat dan tradisi lokal. “Tanpa ketegasan dan program-program konkret, upaya bundo kanduang, cadiak pandai, alim ulama, dan ninik mamak tidak akan optimal.
“Pemerintah harus berperan aktif dalam menggerakkan potensi yang ada dan meningkatkan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan untuk menegakkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” tegasnya.
Fadly mengemukakan bahwa organisasi adat harus menjadi prioritas dalam pembangunan. “Perda ini harus mengikat pemerintah untuk memberikan perhatian setiap tahunnya kepada organisasi-organisasi adat,” tambahnya.
Komitmen Fadly ini disambut baik oleh KAN Pauh IX. Ketua KAN Pauh IX Suardi Dt Rajo Bujang, menyampaikan harapannya agar Fadly dapat terpilih sebagai Wali Kota Padang dan membantu mewujudkan pelestarian adat di Kota Padang.
“Melihat pencapaian Pak Fadly Amran di Padangpanjang, kami juga ingin turut serta dalam pemerintahan untuk menjaga adat kami,” kata Suardi.
Bundo Kanduang Marda Hayati juga memberikan apresiasinya kepada Fadly. “Harapan kami ke depannya sangat besar, mudah-mudahan Bapak Fadly Amran terpilih menjadi Wali Kota Padang dan harapan kami bisa terwujud,” ujarnya.
Marda menekankan pentingnya perhatian terhadap adat di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa fenomena di masyarakat saat ini memerlukan penanganan khusus agar Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Minangkabau tidak hanya menjadi istilah semata.
“Harapan besar ini perlu kita sikapi bersama agar filsafat itu benar-benar dilaksanakan sesuai warisan nenek moyang kita,” tutup Marda.
Pertemuan Fadly Amran dengan KAN Pauh IX menunjukkan keseriusannya dalam melestarikan dan memperkuat adat di Kota Padang. Dengan komitmen dan program yang jelas, diharapkan Fadly dapat mewujudkan harapan masyarakat untuk menjaga dan menghidupkan kembali adat istiadat dan tradisi di Kota Padang. (cr1)
Editor : Adetio Purtama