Dukungan yang diberikan berupa bantuan dua unit alat berat untuk melakukan pengerukan material lumpur yang berada dalam saluran air, sekaligus pelebaran saluran air.
Hal ini disampaikan Andree Algamar sewaktu meninjau proses pengerukan saluran air tersebut di kawasan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Kototangah, Senin (30/9).
Andree menambahkan, pengerukan dan pelebaran saluran air ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang dalam mengantisipasi banjir di wilayah Dadok Tunggul Hitam dan Kelurahan Aiepacah.
“Saluran air yang dikeruk memiliki panjang 2,5 Km, dengan lebar semula 2 meter menjadi 3 meter. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang telah menghibahkan tanahnya tanpa ganti rugi untuk pengerukkan saluran air ini,” ucap Andree didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Tri Hadiyanto.
Sementara itu, Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Dadok Yusrizal, 63 mengungkapkan, wilayah sekitar Dadok Tunggul Hitam dan Aiepacah ini memang daerah langganan banjir ketika hujan lebat. Ketinggian air ketika banjir mencapai leher orang dewasa.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang dan BWS V, yang telah melakukan pengerukan saluran air ini. Kami berharap dengan adanya pengerukkan ini dapat mengurangi banjir yang terjadi di wilayah Kelurahan Dadok Tunggul Hitam dan Kelurahan Aiepacah ini,” ucap Yusrizal. (eri)
Editor : Adetio Purtama