PADEK.JAWAPOS.COM—Menindaklanjuti surat perintah dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian akan mendistribusikan 1.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Vaksinasi tahap pertama ini direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Januari hingga awal Februari 2024, dengan sasaran utama sapi betina sehat, terutama sapi yang termasuk dalam program bantuan pemerintah.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menjelaskan pentingnya program vaksinasi ini dalam mencegah penyebaran PMK di wilayah Kota Padang.
“Kalau sapi jantan akan dipotong, sedangkan sapi betina difokuskan untuk dikembangbiakkan,” ujar Yoice, Rabu (22/1).
Yoice juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan pemantauan kesehatan ternak secara rutin oleh peternak. “Kami mengimbau seluruh kelompok peternak untuk rutin memeriksa kondisi sapi mereka dan segera melaporkan jika ditemukan gejala PMK,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau peternak untuk menjaga kebersihan kandang secara berkala demi mencegah munculnya penyakit.
Program vaksinasi ini difokuskan pada sapi betina karena peran vitalnya dalam keberlangsungan usaha peternakan. “Sapi betina berproduksi untuk dikembangbiakkan, sehingga menjadi prioritas dalam vaksinasi ini,” tambah Yoice.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan peternakan dan memastikan ketahanan pangan di Kota Padang.
Selain mendistribusikan vaksin, Dinas Pertanian juga meningkatkan koordinasi dengan petugas kesehatan hewan dan petugas inseminasi buatan.
Sinergi antara ketiga pihak ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan program vaksinasi sekaligus memberikan edukasi yang tepat kepada peternak. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu peternak lebih memahami langkah-langkah pencegahan dan pengendalian PMK.
Lebih lanjut Yoice menyampaikan harapan besar terhadap program ini. “Kami berkomitmen untuk terus berupaya melindungi ternak dan menjaga ketahanan pangan di kota kita,” ujarnya.
Pemerintah Kota Padang juga akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan evaluasi terhadap program vaksinasi ini. Dukungan dan pendampingan kepada peternak akan terus dilakukan guna memastikan keberhasilan program.
Dengan pelaksanaan vaksinasi yang terencana dan koordinasi yang erat antara pemerintah, petugas kesehatan hewan, dan peternak, diharapkan penyebaran PMK dapat ditekan secara signifikan.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga kesehatan hewan dan stabilitas ekonomi peternakan di Kota Padang. (cr1)
Editor : Adetio Purtama