Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kota Padang Meriah! Festival Siti Nurbaya dan Cap Go Meh 2025 Resmi Dibuka

Heri Sugiarto • Minggu, 9 Februari 2025 | 07:10 WIB

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah bersama Kapolda Sumbar dan PJ Wali Kota Padang pada pembukaan Festival Siti Nurbaya & Cap Go Meh 2025. (Foto: Prokopim)
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah bersama Kapolda Sumbar dan PJ Wali Kota Padang pada pembukaan Festival Siti Nurbaya & Cap Go Meh 2025. (Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Festival Siti Nurbaya dan Cap Go Meh 2025 resmi dibuka di Kota Padang pada Jumat (7/2/2025) malam. Perhelatan budaya tahunan ini semakin memperkuat posisi Padang sebagai destinasi wisata unggulan.

Festival yang berlangsung di Kawasan Destinasi Kota Tua, dari Jembatan Siti Nurbaya hingga Kota Tua, dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi mengatakan bahwa festival ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol harmoni budaya dan kolaborasi antaretnis di Kota Padang.

Festival ini adalah bentuk nyata dari akulturasi budaya yang telah terjalin dengan baik di Kota Padang.

Kehadiran Cap Go Meh yang berpadu dengan Festival Siti Nurbaya menunjukkan bahwa kota ini adalah contoh keberagaman yang tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan toleransi.

"Alhamdulillah, event ini terus berjalan setiap tahunnya dan telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), membuktikan bahwa Padang serius dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelas Mahyeldi.

Festival ini berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Februari 2025, dengan mengusung tema “Culture, Literacy, and Future” (Budaya, Literasi, dan Masa Depan).

Tema ini mencerminkan semangat pelestarian warisan budaya dan sastra lokal, serta membangun masa depan yang lebih inovatif bagi generasi mendatang.

Penjabat Wali Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, menekankan bahwa festival ini bukti pengakuan terhadap potensi besar Kota Padang dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ini bukan sekadar festival, melainkan momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kita. Kota Padang memiliki daya tarik luar biasa, dan festival ini adalah salah satu bentuk nyata dari upaya kita untuk menarik wisatawan sekaligus membuka peluang bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif," ungkapnya.

Lebih lanjut, Andree menegaskan bahwa festival ini memiliki dampak luas bagi masyarakat.

“Kami ingin festival ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Padang," tambahnya

Dari sisi ekonomi, event ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, membuka peluang kerja, serta menggerakkan sektor kreatif dan pariwisata.

Dari sisi budaya, ini adalah bentuk apresiasi pemko terhadap warisan yang harus terus dilestarikan.

"Dengan adanya Cap Go Meh, kita juga ingin menunjukkan bahwa Padang adalah kota yang inklusif dan penuh harmoni,” ungkapnya.

Festival ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, termasuk bazar pasar ekraf, UMKM corner, pameran ekraf, pagelaran seni ekraf, teater musikal Siti Nurbaya, animasi hologram 3D, visual mapping, art therapy, street dance, parade seni aliansi UKM seni se-Kota Padang, music gamad, atraksi barongsai dan naga, Chinese tambur, drumband, arak-arakan sipasan, hingga Chinese fashion festival.

Usai acara pembukaan, Pj Wali Kota Andree Algamar bersama Gubernur Sumbar dan Kapolda Sumbar mengunjungi stand UMKM yang berjajar di sepanjang Kota Tua sebagai bentuk dukungan penuh terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Padang.

Pengunjung disuguhkan berbagai pertunjukan seni menarik, disertai bazar UMKM, pameran, video mapping, dan diskusi literasi.

Festival ini juga dimeriahkan dengan atraksi barongsai, arak-arakan sipasan, kesenian gamad, dan hiburan lainnya.

Festival ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Drs. Luhur Budianda, Pj Sekda Kota Padang Yosefriawan, Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap, serta para pemangku kepentingan lainnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#wisata budaya padang #Festival Siti Nurbaya #kota tua #Ekonomi Kreatif (Ekraf) #pemko padang #siti nurbaya #Cap Go Meh 2025 #Event wisata Padang #andree algamar #Mahyeldi #atraksi budaya #Festival tahunan Padang