Hingga awal 2025, capaian SDGs Indonesia telah mencapai 62,5% dari target yang dapat dievaluasi, meninggalkan waktu lima tahun menuju target 100% di tahun 2030.
Menjawab tantangan tersebut, Santika Indonesia Hotels & Resorts turut mengambil peran penting dengan meluncurkan program bertajuk “Spirit of Sustainability” yang dilaksanakan serentak di lebih dari 50 kota pada Jumat, 25 April 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Bumi.
PLTS dan Aksi Lingkungan
Acara utama program ini diadakan di The ANVAYA Beach Resort – Bali dengan aktivasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diresmikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Ia menegaskan bahwa Bali akan terus dikembangkan sebagai destinasi wisata hijau yang mengedepankan kelestarian alam dan budaya.
Turut hadir dalam peresmian ini Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan; Direktur Utama PT Grahawita Santika, Johanes Widjaja; Presiden Direktur PT Agra Surya Energy, Harvey Tjokro; dan Prof. I Wayan Suprapta Winaya dari Universitas Udayana.
Saat ini, 8 unit hotel Santika telah menggunakan energi surya, sebagai wujud transisi ke energi baru terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
Santika Sahabat Bumi
Selain inisiatif energi bersih, Santika Indonesia juga menggagas gerakan “Santika Sahabat Bumi”, yaitu pengumpulan sampah serentak oleh seluruh jaringan hotel mereka, dari Amaris Hotel hingga The Samaya.
Target pengumpulan sebanyak 4,4 ton dicapai dengan membagi beban pengumpulan sampah sekitar 40 kg per hotel setiap bulan hingga akhir 2025.
Contoh nyata gerakan ini terlihat di Kota Padang, di mana Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang menggerakkan 60 relawan dalam aksi bersih-bersih Pantai Padang, bekerja sama dengan Marawala Group, Karang Taruna M. Syarief, dan LPS Kelurahan Olo.
Aksi bersih pantai dari Simpang Olo ke Simpang Hang Tuah berhasil mengumpulkan 278,5 kg sampah plastik dalam 32 kantong, yang kemudian diserahkan untuk proses daur ulang oleh LPS.
Desain Hijau dan Zero Plastic
Prita Gero, Corporate Marcomm Manager Santika Indonesia, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan membangun budaya keberlanjutan di internal perusahaan. Seluruh unit hotel kini telah:
- Menggunakan amenities 100% bebas plastik,
- Menerapkan green architecture dengan lebih banyak ruang terbuka,
- Mengembangkan konsep regenerative tourism,
- Aktif dalam daur ulang sampah,
- Membangun hotel di kota-kota kelas 2 dan 3 guna menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.
Melalui berbagai inisiatif nyata ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts menegaskan dukungannya pada SDGs 2030, serta menunjukkan bahwa sektor perhotelan memiliki peran strategis dalam mendorong keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif.(*)
Editor : Hendra Efison