Kendaraan bernomor polisi B 1554 PVM tersebut hilang kendali dan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 300 meter. Insiden ini mengakibatkan satu dari dua penumpang mengalami cedera di bagian kepala.
Kapolsek Lubukkilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan kejadian tersebut. Menurut keterangan Kompol Sosmedya, minibus nahas itu melaju dari arah Solok menuju Kota Padang.
"Setibanya di penurunan Kelok Banto, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya terperosok ke dalam jurang," ungkap Kompol Sosmedya.
Lokasi kejadian, Kelok Banto di Jalan Raya Padang-Solok, dikenal memiliki karakteristik jalan menurun dan berbelok tajam. Meskipun pandangan tidak terhalang, rambu-rambu lalu lintas telah terpasang, dan tidak terdapat pemukiman di sekitar lokasi, kecelakaan tetap tak terhindarkan. Saat kejadian, cuaca dilaporkan berawan.
Pengemudi minibus diidentifikasi sebagai M. Sabil Sidiq, (19), seorang petani, berasal dari Jorong Tanjung Raya Mundam Sati, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung. Sementara itu, penumpang yang mendampinginya adalah Raimondo, (21), juga seorang petani dari alamat yang sama.
"Raimondo menjadi korban luka berat dengan cedera di kepala, sementara Sabil Sidiq dilaporkan selamat tanpa luka serius," terang Kapolsek.
Pihak kepolisian segera mengambil tindakan setelah menerima laporan. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain mendatangi lokasi kejadian (TKP), melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti.
Meski terjun ke jurang sedalam ratusan meter, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya satu orang korban luka berat (LB) dan satu orang luka ringan (LR).
"Kerugian materil akibat rusaknya kendaraan masih dalam proses pendataan," tutup Kompol Sosmedya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama saat melintasi jalur-jalur rawan kecelakaan seperti Kelok Banto.(*)
Editor : Hendra Efison