Kegiatan ini bagian dari program nasional yang dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Kepolisian Daerah se-Indonesia, sebagai langkah strategis dalam mendukung swasembada jagung dan ketahanan pangan nasional, selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Acara dibuka secara virtual oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan bahwa Pemko Padang siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polda Sumbar, untuk mengoptimalkan penanaman jagung di wilayah Kota Padang.
“Pemko Padang memiliki sekitar 136 hektare lahan terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk penanaman jagung. Kami juga tengah mengupayakan pemenuhan kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) dan memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani,” ujar Maigus didampingi Plh Sekda Corri Saidan dan Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara Polri, Kementerian Pertanian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kehutanan seperti Perhutani dan Inhutani, pihak swasta, serta kelompok masyarakat tani.
“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran Polda, Polres, hingga Polsek untuk mendukung pelaksanaan program penanaman jagung. Target nasional tahun 2025 adalah 670.000 hektare lahan tanam di seluruh Indonesia,” tegas Kapolri.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu negara penghasil jagung terbesar di dunia.
Oleh karena itu, kerja sama seluruh unsur pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan target tersebut.
“Program ini harus didukung dengan sinergi yang kuat. Jika kita bergerak bersama, Indonesia bisa menjadi lumbung jagung dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menekankan pentingnya pemanfaatan lahan Perhutanan Sosial secara produktif dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga aspek lingkungan.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program penanaman jagung akan terus digencarkan di berbagai wilayah Sumatera Barat sebagai bentuk kontribusi konkret terhadap ketahanan pangan.
“Kami berharap langkah ini berdampak positif terhadap peningkatan produksi jagung, sekaligus mendorong kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi lokal,” ujar Kapolda.
Penanaman jagung serentak ini menjadi bagian dari upaya nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendukung misi strategis nasional menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.(*)
Editor : Heri Sugiarto