Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Cabai dan Bawang di Pasar Raya Padang Tembus Rp 65 Ribu per Kg, Daya Beli Turun

Suyudi Adri Pratama • Selasa, 5 Agustus 2025 | 10:09 WIB

Salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang saat melayani pembeli, Senin (4/8).
Salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang saat melayani pembeli, Senin (4/8).
PADEK.JAWAPOS.COM—Awal Agustus 2025, harga sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai dan bawang di Pasar Raya Padang masih bertahan tinggi. Kondisi ini sama seperti bulan sebelumnya dan belum menunjukkan tanda-tanda akan mengalami penurunan signifikan.

Kenaikan harga tersebut tidak hanya dirasakan memberatkan oleh para pedagang, namun juga turut menurunkan daya beli masyarakat yang mulai menahan belanja karena harga yang dianggap terlalu mahal.

Pantauan Padang Ekspres, Senin (4/8) di lapangan menunjukkan, harga bawang merah dan putih masih bertahan tinggi, dengan kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram, tergantung kualitas dan jenisnya.

Marwan, salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang, mengatakan, lonjakan harga tersebut sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut cuaca panas ekstrem menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pasokan dan menyebabkan harga tetap tinggi.

“Kenaikan harga masih cukup signifikan dari sebelumnya. Kami dapat informasi bahwa kondisi cuaca panas dan kekeringan di beberapa sentra produksi jadi penyebab utamanya. Ini berdampak pada hasil panen dan distribusi,” ujar Marwan.

Menurut Marwan, kondisi ini cukup memprihatinkan karena dapat mengakibatkan berkurangnya jumlah pembeli, yang tentu saja berimbas langsung pada omzet pedagang. “Kalau harga terus mahal, pembeli makin sedikit, dan pemasukan kami otomatis turun,” katanya.

Senada dengan Marwan, Rizal, pedagang lainnya di pasar tersebut, juga mengeluhkan hal serupa. Menurutnya, tidak hanya bawang, harga cabai pun perlahan mulai naik dalam beberapa hari terakhir.

“Biasanya cabai kami jual di kisaran Rp 35 ribu sampai Rp 38 ribu per kilogram. Sekarang sudah tembus Rp 50 ribu. Ini bikin pedagang juga bingung, karena pembeli makin banyak yang mengeluh,” ujarnya.

Kondisi ini tentu tidak hanya dirasakan oleh para pedagang, tetapi juga oleh masyarakat yang menjadi konsumen akhir. Yurnani, seorang ibu rumah tangga asal Padang, menyampaikan keluhannya karena naiknya harga bahan pokok ini membuat daya belinya turun.

“Biasanya kalau kita bawa uang Rp 100 ribu ke pasar, bisa dapat banyak sayur. Sekarang dengan uang yang sama, sayur yang bisa dibeli jauh lebih sedikit, karena cabai dan bawang itu harganya tinggi sekali. Sayang sekali kondisi begini,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Luli, warga lainnya, yang mengatakan bahwa naiknya harga bawang dan cabai membuat dirinya harus mengurangi jumlah pembelian.

“Kalau biasanya beli 1 kilogram, sekarang cuma bisa beli setengah kilo saja. Tapi tetap kami harap harga-harga ini bisa kembali normal, karena cabai dan bawang itu penting sekali buat masakan sehari-hari,” tuturnya. (mg9/yud)

Editor : Adetio Purtama
#harga cabai #bawang #pasar raya padang