Peristiwa kebakaran ini menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 22.44 WIB.
“Petugas berangkat dua menit setelah laporan masuk, tepatnya pukul 22.46 WIB. Tim tiba di lokasi pukul 22.54 WIB dan berhasil menyelesaikan penanganan pada pukul 23.11 WIB,” ujarnya dalam laporan resmi, Selasa (19/8/2025).
Dinas Damkar mengerahkan satu unit armada serta 20 personel untuk menjinakkan api. Jarak tempuh dari posko menuju lokasi sejauh 4,6 kilometer dengan tantangan akses jalan sempit dan kondisi permukiman padat penduduk.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah. Saksi kemudian melaporkannya ke Dinas Damkar Kota Padang.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” tambah Rinaldi.
Rumah yang terbakar diketahui milik Zulhendri (46), seorang buruh harian lepas. Bangunan semi permanen berukuran 5×5 meter persegi tersebut mengalami kerusakan berat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Zulhendri tinggal seorang diri di rumah tersebut sehingga tidak ada anggota keluarga lain yang terdampak langsung.
Meski demikian, kobaran api sempat mengancam 10 rumah lain yang dihuni sekitar 10 keluarga atau 50 orang. Berkat kesigapan petugas, area seluas 15×10 meter persegi berhasil diselamatkan.
Nilai aset yang berhasil diamankan dari potensi kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.(*)
Editor : Hendra Efison