Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Kota Padang menjadi satu dari dua kota di Pulau Sumatera yang meraih penghargaan tersebut, bersama Kota Dumai.
“Alhamdulillah, malam ini Kota Padang kembali memperoleh penghargaan atas berbagai inovasi yang kita lakukan, salah satunya melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang berperan penting dalam pendidikan, penguatan karakter, dan pengembangan masyarakat berbasis teknologi,” ujar Maigus Nasir usai menerima penghargaan.
Maigus menambahkan, capaian ini juga berkat upaya Pemko Padang dalam mewujudkan Kota Gastronomy, yang dinilai sukses menggerakkan lebih dari 20 ribu pelaku UMKM melalui sistem informasi dan komunikasi digital dengan konsep gastronomi.
“Melalui pembangunan Progul Padang Amanah dengan tata kelola pemerintahan berbasis digital, kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat baru untuk terus berinovasi dan berkolaborasi membangun Kota Padang yang lebih maju dan berdaya saing,” lanjutnya.
Sementara itu, CEO Citiasia Fitrah Rachmat Kautsar menjelaskan bahwa ISNA merupakan inisiatif lembaga non-pemerintah yang konsisten memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas penerapan konsep smart city di Indonesia.
“Dalam tujuh kali penyelenggaraan ISNA, kami selalu menghadirkan tema berbeda setiap tahunnya, seperti City Branding, Food Resilience, Sustainable Ecology, hingga Special Award,” ujar Fitrah.
Menurutnya, riset ISNA mencakup 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, dengan parameter penilaian yang bersumber dari lembaga resmi seperti Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Dalam Negeri, serta berbagai indeks nasional seperti Indeks Ketahanan Pangan dan Food Safety and Renewable Atlas dari Bappenas.
“Kami percaya, penerapan smart city tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar inovasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selamat kepada seluruh pemerintah daerah penerima penghargaan, mari bersama mewujudkan Indonesia yang semakin cerdas,” katanya.(*)
Editor : Heri Sugiarto