Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima oleh Peleton B pada pukul 10.32 WIB.
“Kami segera merespons dengan memberangkatkan satu unit armada dan 10 personel tiga menit setelah laporan masuk, yakni pukul 10.35 WIB,” ujar Rinaldi.
Tim Damkar tiba di lokasi, Wisma Indah X RT 002/RW 009, sekitar pukul 10.44 WIB setelah menempuh jarak 4,1 kilometer. Proses pemadaman berlangsung cepat di tengah keramaian warga dan api berhasil dipadamkan total pada pukul 11.05 WIB.
Asal Api dari Kipas Angin
Berdasarkan keterangan saksi, Fatriyani (39), api diduga berawal dari percikan pada kipas angin yang kemudian menyambar kasur di dalam warung.
“Saksi melihat percikan api dari kipas angin yang kemudian mengenai kasur, sehingga api membesar,” jelas Rinaldi.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Warung yang terbakar diketahui milik M. Junaidi (49), seorang buruh harian lepas. Luas area terdampak sekitar 4x5 meter persegi, dengan tingkat kerusakan ringan.
Kerugian Ditaksir Rp8 Juta, Tiga Bangunan Sekitar Selamat
Rinaldi menambahkan bahwa total kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp8 juta.
Satu keluarga dengan lima anggota yang menghuni bangunan tersebut dinyatakan selamat dan tidak memerlukan pengungsian.
“Kami berhasil menyelamatkan tiga bangunan di sekitar lokasi. Total aset yang terselamatkan dari potensi area terdampak seluas 25x30 meter persegi diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kecepatan respons petugas menjadi faktor kunci dalam mencegah kebakaran lebih besar mengingat lokasi kejadian berada di area permukiman padat penduduk.(CC1)
Editor : Hendra Efison