Bantuan difokuskan untuk mendukung operasional dapur umum bagi para pengungsi. Proses penyerahan disaksikan unsur KSB, Tagana, dan relawan.
Bantuan diserahkan oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, kepada Penelaah Kebijakan Teknis Kecamatan Pauh, Fuat Andri, dan Kasi Trantib Kelurahan Kapalo Koto, Rika Angraini, di Posko Banjir SMPN 44 Padang.
Banjir yang dipicu hujan deras selama tiga hari berturut-turut berdampak pada 327 jiwa dari 110 kepala keluarga (KK).
Sebanyak 172 jiwa dari 77 KK mengungsi karena permukiman terendam. Selain itu, dua unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus.
Untuk menjamin ketersediaan pangan selama masa tanggap darurat, PT Semen Padang menyalurkan sejumlah perlengkapan dapur umum, meliputi:
- 1 unit kompor gas dua tungku
- 2 unit kompor gas satu tungku
- 3 tabung gas
- 3 kuali besar
- 2 dandang nasi
- 4 sendok goreng
- 5 lusin piring plastik
- 5 lusin gelas plastik
- 10 karung beras (masing-masing 10 kg)
- 10 dus mi instan
- 10 dus air mineral
- 150 butir telur ayam
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita di Batu Busuak. Kami berdoa kondisi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Win.
Ia menambahkan, sebelum penyaluran bantuan logistik, Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang telah diterjunkan untuk membantu evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, dan perempuan.
Sementara itu, Idris menegaskan bantuan diprioritaskan untuk memastikan operasional dapur umum berjalan lancar.
“Kami hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat,” katanya.
Selain logistik, PT Semen Padang juga membantu penyediaan sarapan dan makan siang bagi pengungsi, serta melanjutkan hingga makan malam dan sarapan hari berikutnya.
Fuat Andri mengapresiasi dukungan tersebut dan menyebut kehadiran PT Semen Padang sangat membantu pemerintah setempat dalam penanganan pengungsi.
Hal senada disampaikan Rika Angraini, yang menilai bantuan tersebut memperkuat operasional dapur umum di lokasi pengungsian.
“Ini sangat membantu. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjaga,” ujar Rika.(*)
Editor : Hendra Efison