Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Drainase Tak Terhubung Picu Banjir di Kelurahan Batang Kabung Ganting, 4.080 Jiwa Terdampak

Fadli Zikri • Jumat, 28 November 2025 | 14:15 WIB

Banjir susulan merendam perumahan Mutiara Putih Padang. Drainase tersumbat, ribuan warga terdampak, pemerintah diminta segera normalisasi saluran. (Foto: Fadli Zikri/Padeks)
Banjir susulan merendam perumahan Mutiara Putih Padang. Drainase tersumbat, ribuan warga terdampak, pemerintah diminta segera normalisasi saluran. (Foto: Fadli Zikri/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Ratusan rumah warga di Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, kembali terendam banjir susulan sejak pada 25 November 2025 akibat luapan drainase.

Sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman tergenang, mengganggu aktivitas warga. Pantauan Padang Ekspres di lapangan menunjukkan genangan air mencapai 30 sentimeter di jalan utama Komplek Perumahan Mutiara Putih. Air juga merendam rumah-rumah warga di kawasan tersebut.

Drainase Tersumbat dan Sistem Tidak Terhubung

Kepala Lurah Batang Kabung Ganting, Okimi Oktobery, S.M, menyebut air mulai meluap sejak Jumat (21/11/2025) lalu.

Penyebab utama adalah drainase tersumbat dan buruknya sistem saluran akibat pembangunan perumahan yang masif.

Ia menjelaskan banyak drainase tersier dari perumahan tersumbat, terjadi pengalihan fungsi drainase karena tertutup riol rumah warga, serta saluran yang tidak saling terhubung.

Curah hujan tinggi di Kota Padang memperparah kondisi. Saluran yang dangkal tidak mampu menampung volume air.

Permohonan ke PUPR dan Data Warga Terdampak

Pihak kelurahan telah mengajukan surat permohonan kepada Dinas PUPR melalui kecamatan dan saat ini menunggu survei.

Jumlah warga terdampak tercatat 4.080 jiwa dari 2.261 kepala keluarga. Hingga saat ini tidak ada warga yang mengungsi dan sebagian besar memilih bertahan di rumah.

Pemko Salurkan Bantuan

Kelurahan juga telah dikunjungi Ketua DPRD Kota Padang, perwakilan Setda Kota Padang, dan Camat. Bantuan dari Pemerintah Kota Padang telah disalurkan berupa nasi bungkus lebih dari 1.000 paket melalui RT setempat.

Pihak kelurahan berharap dilakukan pengerukan drainase agar aliran air di Perumahan Mutiara Putih lebih lancar.

Keluhan Warga: Aktivitas Terganggu

Ketua RT 04 RW 14, Rahma Yanti (40), menyebut rumahnya terendam sejak Jumat. Ketinggian air sempat mencapai paha orang dewasa.

Sekitar 50 KK di wilayahnya terdampak dan aktivitas warga, termasuk sekolah anak, terganggu.

Warga lainnya, Dede Azwarji Azim (70), mengaku sudah lima kali membersihkan rumah, namun banjir terus datang.

Ia menyebut air sempat setinggi betis dan pelayanan air bersih terganggu.

Vivia Rosalinda (35) menyatakan kondisi terparah terjadi pada Selasa (25/11/2025) akibat hujan terus-menerus dan drainase yang dangkal.

Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti penanganan drainase agar banjir tidak kembali terjadi dan aktivitas dapat normal kembali.(CR6)

Editor : Hendra Efison
#banjir Padang Koto Tangah #Drainase Tak Terhubung Picu Banjir #perumahan Mutiara Putih Padang #banjir Batang Kabung Ganting #drainase tersumbat Padang