Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Ikan Laut di Pasar Raya Padang Naik Imbas Cuaca Buruk

Fadli Zikri • Selasa, 9 Desember 2025 | 10:42 WIB

Penjual ikan di Pasar Raya Padang sedang menunggu pembeli di lapaknya, kemarin.
Penjual ikan di Pasar Raya Padang sedang menunggu pembeli di lapaknya, kemarin.
PADEK.JAWAPOS.COM—Harga ikan laut di Pasar Raya Kota Padang mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah pedagang menyebutkan, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga berdampak pada aktivitas melaut nelayan dan ketersediaan stok ikan di pasar.

Pantauan Padang Ekspres, Senin (8/12), beberapa jenis ikan yang mengalami kenaikan harga di antaranya ikan tongkol yang kini dijual seharga Rp35 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram. Ikan jenis sisiak juga mengalami kenaikan dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada ikan berukuran besar, namun juga pada ikan kecil. Harga ikan tandeman kini dipatok Rp70 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60 ribu per kilogram. Sementara ikan kembung dijual dengan harga Rp50 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Raya Padang, Iswandi, 49, mengatakan kondisi cuaca dalam beberapa minggu terakhir sangat berpengaruh terhadap pasokan ikan di pasar. Meski demikian, ia menyebutkan pasokan ikan secara umum masih tergolong lancar, meskipun untuk jenis ikan kecil mulai sulit diperoleh.

“Cuaca beberapa minggu ini kan tidak bagus, jadi ngaruh sama stok ikan di sini. Tapi pasokan ikan sekarang tetap lancar, tidak terlalu susah dicari. Paling yang agak sulit sekarang itu ikan-ikan kecil seperti gambolo,” ujarnya.

Menurut Iswandi, kenaikan harga biasanya terjadi ketika pasokan ikan mulai menipis. Namun, apabila kondisi cuaca kembali normal, harga ikan diperkirakan akan kembali stabil.

“Harga ikan naik karena pasokannya sedikit jadi harganya agak naik. Tapi kalau cuaca normal, harganya akan seperti biasanya. Kalau pasokan ikan segar masih ada saja,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan pedagang ikan lainnya, Muchlis, 42. Ia menjelaskan bahwa faktor bulan dan cuaca juga turut memengaruhi hasil tangkapan nelayan. Saat bulan terang, harga ikan cenderung naik karena ikan kecil lebih sulit didapatkan.

“Kalau bulan terang ikan naik, kalau bulan gelap baru harganya normal. Sekarang yang lumayan mahal ikan kecil, pengaruh cuaca juga. Sekarang bulan terang, anak ikan susah, orang bagan sekarang ke tepi,” tuturnya.

Muchlis mengungkapkan, dengan adanya kenaikan harga ikan, pendapatannya justru mengalami penurunan. Jika sebelumnya ikan dagangannya selalu habis terjual sejak siang hari, kini stok ikan masih tersisa hingga sore.

“Kalau biasanya jam 1 sudah habis, sekarang sampai jam 4 ikan masih banyak di meja. Mungkin juga karena faktor pedagang ikan sekarang sudah semakin banyak,” katanya.

Ia berharap kondisi cuaca segera membaik agar nelayan kembali bisa melaut secara optimal dan pasokan ikan kembali normal. Para pedagang meyakini harga akan turun dengan sendirinya jika pasokan kembali melimpah di pasar.

“Kami cuma ingin keadaan cuaca cepat stabil. Kalau ikan banyak, kami bisa jual dengan harga normal dan pembeli juga ramai kembali,” tutupnya. (cr6)

Editor : Adetio Purtama
#pasar raya padang #naik #cuaca buruk #harga ikan laut