PADEK.JAWAPOS.COM—Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, meninjau hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor yang ditempatkan di Rusunawa Padangsarai, Lubukbuaya, Kecamatan Kototangah.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban bencana mendapatkan layanan dan fasilitas yang layak selama menempati lokasi tersebut.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Muharlion ingin melihat secara langsung bagaimana Pemerintah Kota Padang menangani kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Ia menegaskan, pengawasan lapangan sangat penting agar kebijakan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan warga yang sedang mengalami masa sulit.
Dalam penjelasannya, Muharlion menyebut DPRD tidak hanya berperan dalam pengawasan, tetapi juga terlibat dalam penyusunan anggaran dan legislasi.
Menurutnya, kunjungan semacam ini menjadi momentum untuk memastikan pemerintah memberikan penanganan yang optimal bagi korban bencana.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana memperoleh tempat tinggal dan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan dasar seperti ruang hunian, tempat tidur, peralatan memasak, ketersediaan air bersih, dan sarana MCK telah dipastikan berada dalam kondisi baik. Muharlion menyebut fasilitas di hunian sementara sudah cukup lengkap untuk memberikan kenyamanan bagi warga.
“Dari hasil pantauan, fasilitas yang tersedia cukup lengkap dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi warga. Alhamdulillah, semuanya terlihat tertata dan layak digunakan,” ungkapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Muharlion turut didampingi Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Camat Kototangah, serta jajaran Polsek Kototangah.
Ia juga menyampaikan, proses peninjauan mendapat pengawalan penuh dari pihak kepolisian agar kegiatan berjalan aman dan lancar.
Ia menyebut, kunjungan ini menjadi bentuk komitmen DPRD Kota Padang dalam memastikan penanganan bencana dilakukan secara tepat, cepat, dan sesuai standar pelayanan masyarakat.
Pemerintah kota diharapkan terus menjaga konsistensi layanan agar kebutuhan warga terdampak bencana tetap terpenuhi hingga mereka dapat kembali ke tempat tinggal permanen. (zul/rel)
Editor : Adetio Purtama